Pihak Eyang Subur Anggap Adi Bing Slamet Depresi

Kompas.com - 25/03/2013, 16:03 WIB
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com — Kuasa hukum "orang pintar" Eyang Subur, Ramadhan Alamsyah, menilai artis Adi Bing Slamet tengah mengalami depresi mengenai penyakit jantung yang dideritanya. Atas dasar itu, menurut Ramadhan, akhirnya Adi menuduh Subur dukun santet.

"Ini sudah 2013, sementara Adi dari 2010 sudah dinyatakan mempunyai penyakit jantung. Ini hanya bentuk depresi Adi saja terhadap penyakitnya sehingga menuduh Eyang Subur sudah nyantet dia," kata Ramadhan dalam wawancara per telepon dengan Kompas.com di Jakarta, Senin (25/3/2013).

Ramadhan justru melihat ada kepentingan lain di balik tuduhan yang dilontarkan oleh Adi. "Saya melihat ini ada kepentingan politis di balik ini semua karena dia (Adi) mulai bawa-bawa ormas (organisasi masyarakat) seperti FPI, atau baru-baru ini dia bawa lagi ormas yang baru," ujarnya.

Bahkan, Ramadhan mengendus bahwa Adi merupakan anggota partai tertentu yang memiliki kepentingan dalam penggodokan undang-undang tentang santet yang tengah dilakukan oleh DPR. "Atau kami curiganya Adi ini adalah anggota salah satu partai. Kita lihat saja nanti," ujarnya lagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.