Mahfud MD Ajak Alumni HMI Solid Selamatkan Bangsa

Kompas.com - 25/03/2013, 04:50 WIB

AMBON, KOMPAS.com - Koordinator Nasional Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Prof. Dr. Mahfud MD, mengajak seluruh alumni HMI tetap solid untuk menyelamatkan bangsa Indonesia, yang saat ini dinilainya tengah mengalami keterpurukan.

"Harus ada soliditas seluruh alumni HMI untuk menyelamatkan bangsa ini dari keterpurukan yang saat ini terjadi," ungkap Mahfud saat memberikan pemaparan dalam acara silaturahim bersama Majelis Kahmi Maluku di Gedung Azhari Alfatah Ambon, Minggu (24/3/2013) malam.

Menurut Mahfud, alumni HMI punya potensi yang sangat besar untuk memajukan bangsa Indonesia, apalagi banyak alumni HMI tersebar diseluruh struktur pemerintahan dari pusat hingga daerah.

"Alumni HMI itu sangat banyak dan tersebar dihampir seluruh struktur pemerintahan, kedepan Kahmi harus memberikan kontribusi terhadap kemajuan bangsa Indonesia," ajak Mahfud.


Ia menjelaskan, dalam kondisi bangsa yang mengalami keterpurukan saat ini, maka sangat diperlukan kesadaran kolektif dari seluruh alumni HMI untuk menentukan pemimpin yang kuat kedepan demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju.

Kepemimpinan yang kuat kata Mahfud, bisa saja dari Kahmi dan juga orang diluar Kahmi. "Strong Leadership itu sangat memerlukan adanya kesadaran kolektif, bisa dari Kahmi tapi juga bisa orang diluar Kahmi," ujarnya.

Dalam pemaparannya dihadapan ratusan alumni HMI Ambon tersebut, Mahfud juga menyinggung banyak alumni HMI yang terjerat masalah hukum,"Banyak juga alumni HMI yang terjerat masalah hukum, yang aneh jaksanya alumni HMI, hakimnya alumni HMI, terdakwanya juga alumni HMI," kritik Mahfud.

Sebelumnya, Ketua Kahmi Maluku, Abdul Hamid Talaohu dalam sambutannya mengatakan, masalah korupsi di Indonesia saat ini sudah sangat akut dan mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga Indonesia kedepan sangat memubutuhkan pemimpin yang punya integritas moral.

"Kita setiap saat disuguhi dengan pemberitaan korupsi, ini masalah serius yang dihadapi bangsa ini, masyarakat menginginkan adanya pemimpin yang bersih dan punya integritas, dan kami kira figur seperti itu masih ada di Kahmi," ujarnya.



EditorBenny N Joewono

Terkini Lainnya

Ditjen PSP Kementan Beberkan Capainnya Hingga Kuartal I 2019

Ditjen PSP Kementan Beberkan Capainnya Hingga Kuartal I 2019

Regional
Tokoh Agama di Kalimantan Tengah Deklarasi Damai Terima Hasil Pemilu

Tokoh Agama di Kalimantan Tengah Deklarasi Damai Terima Hasil Pemilu

Regional
Jika Terpilih Jadi Ibu Kota Baru, Penduduk Kalteng Diprediksi Bertambah 6 Juta Orang

Jika Terpilih Jadi Ibu Kota Baru, Penduduk Kalteng Diprediksi Bertambah 6 Juta Orang

Regional
Cerita Petugas Damkar 3 Hari Berjibaku Atasi Kebakaran Pasar Kosambi Bandung

Cerita Petugas Damkar 3 Hari Berjibaku Atasi Kebakaran Pasar Kosambi Bandung

Regional
Hadang Massa Aksi 22 Mei, Polisi Bogor Sekat 12 Lokasi Menuju Jakarta

Hadang Massa Aksi 22 Mei, Polisi Bogor Sekat 12 Lokasi Menuju Jakarta

Regional
Pengedit Video Hoaks Ma'ruf Amin Berkostum Sinterklas Divonis 7 Bulan Penjara

Pengedit Video Hoaks Ma'ruf Amin Berkostum Sinterklas Divonis 7 Bulan Penjara

Regional
Kronologi Penangkapan 5 Terduga Teroris yang Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Kronologi Penangkapan 5 Terduga Teroris yang Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Regional
Usai Divonis Mati, Gembong Narkoba Dorfin Felix Berharap Bertemu Keluarganya

Usai Divonis Mati, Gembong Narkoba Dorfin Felix Berharap Bertemu Keluarganya

Regional
Sebelum Tewas, Calon Pendeta Sempat Berbisik 'Jangan Bunuh Aku' kepada Pembunuhnya

Sebelum Tewas, Calon Pendeta Sempat Berbisik "Jangan Bunuh Aku" kepada Pembunuhnya

Regional
Peringati 21 Tahun Reformasi, Aksi Mahasiswa di Riau Sempat Ricuh karena Tak Dizinkan Masuk ke Gedung DPRD

Peringati 21 Tahun Reformasi, Aksi Mahasiswa di Riau Sempat Ricuh karena Tak Dizinkan Masuk ke Gedung DPRD

Regional
Butuh Rp 3 M untuk Bangun Kembali Kelenteng Probolinggo yang Terbakar

Butuh Rp 3 M untuk Bangun Kembali Kelenteng Probolinggo yang Terbakar

Regional
Isu Ulama Madura Tutup Suramadu pada 22 Mei, Ini Respons Kapolda Jatim

Isu Ulama Madura Tutup Suramadu pada 22 Mei, Ini Respons Kapolda Jatim

Regional
Pria Ini Bunuh Istrinya karena Selalu Pasang Tarif saat Berhubungan Badan

Pria Ini Bunuh Istrinya karena Selalu Pasang Tarif saat Berhubungan Badan

Regional
5 Terduga Teroris Ditangkap di Garut, Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

5 Terduga Teroris Ditangkap di Garut, Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Regional
Lewat Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung, Pemudik Diimbau Berkendara 40 Km/jam

Lewat Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung, Pemudik Diimbau Berkendara 40 Km/jam

Regional

Close Ads X