Aceh Resmi Adopsi Bendera GAM

Kompas.com - 23/03/2013, 02:16 WIB
|
EditorFarid Assifa

BANDA ACEH, KOMPAS.com — Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mensahkan qanun bendera dan lambang Aceh melalui sidang paripurna yang berlangsung di gedung DPR Aceh di Banda Aceh, Jumat (22/3/2013) malam. Dengan disahkannya lambang baru ini, maka lambang Pancacita yang digunakan sebelumnya akan berubah menjadi Burak - Singa.

Gubernur Aceh Zaini Abdullah mengatakan, pergantian lambang Aceh dari Pancacita menjadi Burak-Singa merupakan isi salah satu dari butir nota kesepakatan bersama antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Helsinki pada tahun 2005 lalu.

"Ini tercantum dalam MoU Helsinki. Setelah lambang baru berlaku, maka Pancacita akan dicabut dan tidak berlaku lagi," kata Zaini kepada wartawan.

Setelah lambang ini diganti, semua atribut pegawai di Aceh yang selama ini menggunakan lambang Pancacita akan berubah dengan lambang baru, yaitu Burak-Singa yang dulu merupakan lambang bendera GAM.

"Namun, untuk pergantian lambang baru ini kita lakukan secara bertahap," jelas Zaini.

Adapun mengenai bendera Aceh, Zaini mengatakan bahwa bendera Aceh dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2006 dan tertuang dalam butir kesepakatan (Mou) Helsinki.

"Bendera Aceh juga merupakan manivestasi kebudayaan dan perjuangan rakyat Aceh," katanya.

 

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Dinsos Balikpapan Bakal Urus 6 Bocah Yatim Piatu yang Ditinggal Meninggal Orangtuanya Bersamaan

    Dinsos Balikpapan Bakal Urus 6 Bocah Yatim Piatu yang Ditinggal Meninggal Orangtuanya Bersamaan

    Regional
    Gempa 6,0 Magnitudo Guncang Maluku, Warga Panik Berhamburan ke Jalanan

    Gempa 6,0 Magnitudo Guncang Maluku, Warga Panik Berhamburan ke Jalanan

    Regional
    Seorang Buruh Coba Perkosa Gadis yang Tolak Cintanya, Berharap Hamil dan Mau Menikahi Pelaku

    Seorang Buruh Coba Perkosa Gadis yang Tolak Cintanya, Berharap Hamil dan Mau Menikahi Pelaku

    Regional
    Rusak Hutan Lindung di Batam, Komisaris PT PMB Ditiangkap

    Rusak Hutan Lindung di Batam, Komisaris PT PMB Ditiangkap

    Regional
    Ridwan Kamil Diminta Lebih Empati kepada Korban Banjir

    Ridwan Kamil Diminta Lebih Empati kepada Korban Banjir

    Regional
    Rumah Kos di Bandung Digerebek,  Produksi Tembakau Gorila Dalam Kemasan Kacang

    Rumah Kos di Bandung Digerebek, Produksi Tembakau Gorila Dalam Kemasan Kacang

    Regional
    Remaja Putri di Makassar Jadi Korban Teror Sperma

    Remaja Putri di Makassar Jadi Korban Teror Sperma

    Regional
    Mabuk Berat, Turis Meksiko Tabrakan Diri ke Mobil

    Mabuk Berat, Turis Meksiko Tabrakan Diri ke Mobil

    Regional
    5 Fakta Puluhan Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas, Terbongkar Setelah Siswa Kabur dari Sekolah

    5 Fakta Puluhan Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas, Terbongkar Setelah Siswa Kabur dari Sekolah

    Regional
    Telusuri Sejarah Banten, Pemprov Kirim Utusan ke Belanda

    Telusuri Sejarah Banten, Pemprov Kirim Utusan ke Belanda

    Regional
    Dianggap Berkah, Kurma yang Dipanen di Halaman Masjid Jadi Rebutan Warga Tasikmalaya

    Dianggap Berkah, Kurma yang Dipanen di Halaman Masjid Jadi Rebutan Warga Tasikmalaya

    Regional
    Banjir 1 Bulan Menggenangi 2 Desa di Sidoarjo

    Banjir 1 Bulan Menggenangi 2 Desa di Sidoarjo

    Regional
    Gara-gara Mi Instan, 2 Siswa SMP Berkelahi dan 1 Orang Dilarikan ke RS

    Gara-gara Mi Instan, 2 Siswa SMP Berkelahi dan 1 Orang Dilarikan ke RS

    Regional
    Santri di Sukabumi Tewas di Areal Persawahan, 1 Orang Keracunan Obat

    Santri di Sukabumi Tewas di Areal Persawahan, 1 Orang Keracunan Obat

    Regional
    Kronologi Kepala Dusun di Bulukumba Rusak Mata dan Potong Kemaluan Warganya hingga Tewas

    Kronologi Kepala Dusun di Bulukumba Rusak Mata dan Potong Kemaluan Warganya hingga Tewas

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X