Kompas.com - 20/03/2013, 15:58 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

KEDIRI, KOMPAS.com - Pelaku maupun motif ancaman bom yang menimpa Sekolah Dasar Negeri Gondang di Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Rabu (20/3/2013), masih menjadi misteri. Kepolisian setempat hingga kini masih melakukan penyelidikan terhadap teror yang terjadi hingga dua kali itu.

Kepala Polsek Plosoklaten, Ajun Komisaris Heri Siswoko mengatakan, selain melakukan pelacakan terhadap nomor telepon yang digunakan melakukan pengancaman, pihaknya juga akan meminta keterangan dari pihak sekolah. Pemeriksaan itu dilakukan untuk mengungkap kemungkinan adanya permasalahan menyangkut sekolah yang terjadi sebelumnya.

"Selain itu juga meningkatkan patroli lapangan," kata AKP Heri Siswoko.

Sebagaimana diberitakan, seseorang yang tidak dikenal mengirim pesan pendek berisi teror bom kepada para guru sekolah tersebut. Ancaman itu dikirimkan ke nomor ponsel milik Suwardi selaku Kepala Sekolah dan tiga orang guru masing-masing Sri Hartini, Tri Wahyuning Lestari serta Maspiyah, sesaat sebelum sebelum jam pelajaran dimulai.

Ancaman tersebut berbunyi "SD GONDANG MAU ADA BOM LAGI. KALIAN MASIH SELAMAT KEMARIN. KALI INI JANGAN MAEN2 JANGAN LAPOR POLISI".

Menyikapi adanya ancaman itu, pihak sekolah kemudian segera memulangkan para siswa. Namun mereka dengan sengaja tidak memberitahukan alasan pemulangan itu demi menghindari adanya kepanikan.

Di saat yang bersamaan, pihak sekolah juga melaporkan kejadian itu kepada polisi. Sebuah tim penjinak bom dari Subden 1 Den C Pelopor Satbrimob Polda Jatim di Kediri diturunkan untuk melakukan penyisiran.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan perlengkapan yang ada, mereka memeriksa seluruh kawasan sekolah dan tidak menemukan benda yang mencurigakan, apalagi bom. Ancaman ini merupakan kali kedua yang menimpa sekolah tersebut. Pada Sabtu (16/3/2013), sekolah juga mendapat ancaman bom. Saat itu penerima pesan juga orang yang sama minus Maspiyah. Tim penjinak bom juga diturunkan dan tidak menemukan adanya bom. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.