"Gila Jabatan", Tiga PNS Kena Tipu Mantan Sopir Taksi - Kompas.com

"Gila Jabatan", Tiga PNS Kena Tipu Mantan Sopir Taksi

Kompas.com - 19/03/2013, 20:04 WIB

UNGARAN, KOMPAS.com — Manusia tak ada puasnya. Sudah menjadi PNS, tetap menginginkan menduduki jabatan tertentu. Akibatnya, uang puluhan juta rupiah raib begitu saja dibawa oleh pejabat gadungan yang menjanjikan bisa memutasi PNS pada posisi tertentu.

Kasus penipuan itu baru-baru ini diungkap oleh jajaran kepolisian sektor (polsek) Bandungan, Kabupaten Semarang. Adalah Bambang Nur Setiono (45) warga Dusun Tlogosari, Banyukuning, kecamatan Bandungan, seorang mantan sopir taksi yang menyaru sebagai Kasubdin Data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jateng.

Dengan berbekal seragam PNS yang dibelinya di Pasar Johar, Semarang, ia sukses bermain peran selama hampir dua tahun lamanya, sampai akhirnya ia tertangkap. Bambang tertangkap lantaran korban terakhirnya, Ymn (27), warga Kupang, Ambarawa, melaporkannya ke Polsek Bandungan.

Ymn seorang guru PNS itu terpedaya Bambang yang menjanjikan bisa memindahkannya ke bagian pasar dengan menyetor uang Rp 14 juta. Namun bisa ditebak, janji tinggal janji dan sang korban meradang lalu melapor ke polisi. "Saya menjanjikan bisa memutasi PNS. Kebanyakan para korban adalah guru dan meminta dimutasi di tempat yang menurutnya nyaman. Mereka setor uang bertahap hingga nilainya sebanyak itu," ungkap Bambang, Selasa (19/3/2013) di Mapolsek Bandungan.

Selain Ymn, korban Bambang lainnya adalah seorang guru PNS di Semarang Rp 80 juta dan guru PNS di Boja Kendal Rp 86 juta. Selain kostum PNS, aksi Bambang tampak mulus-mulus saja lantaran ia selalu menunjukkan member card kebugaran BKD Jateng. "Setiap keluar rumah saya menggunakan seragam PNS yang saya beli di Pasar Johar. Agar korban lebih yakin, saya membawa kartu member kebugaran BKD Provinsi Jateng," kata pria beranak dua yang mengaku terpaksa menipu lantaran terlilit utang pasca-dipecat sebagai sopir taksi beberapa tahun lalu.

Kapolsek Bandungan Iptu Rizeth Sangalang mengatakan, kepada tersangka akan dikenai Pasal 378 KUHP tentang Penipuan. "Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dengan modus operandi semacam ini. Biasanya korban dimintai uang untuk biaya tertentu dan janji tertentu, tetapi semuanya hanya tipuan belaka. Jika ada korban lainnya, silakan melapor ke polisi," tegas Rizeth.


EditorGlori K. Wadrianto
Komentar

Terkini Lainnya

Tempat Pemeriksaan Imigrasi dan Upaya Ancol Menjadi Pelabuhan Internasional

Tempat Pemeriksaan Imigrasi dan Upaya Ancol Menjadi Pelabuhan Internasional

Megapolitan
Gelombang Pengungsi Afghanistan yang Masuk Wilayah Turki Meningkat

Gelombang Pengungsi Afghanistan yang Masuk Wilayah Turki Meningkat

Internasional
Tradisi Kenduri di Gereja Katolik Wates, Perwakilan Semua Agama Hadir Ucapkan Syukur

Tradisi Kenduri di Gereja Katolik Wates, Perwakilan Semua Agama Hadir Ucapkan Syukur

Regional
Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Modus Gembos Ban di Bekasi

Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Modus Gembos Ban di Bekasi

Megapolitan
Ketua KPK Usulkan Sanksi Sosial bagi Koruptor untuk Bersihkan Sampah di Pasar

Ketua KPK Usulkan Sanksi Sosial bagi Koruptor untuk Bersihkan Sampah di Pasar

Regional
Disdik DKI Akan Ikuti Kebijakan Anies soal Libur Sekolah Saat Asian Games

Disdik DKI Akan Ikuti Kebijakan Anies soal Libur Sekolah Saat Asian Games

Megapolitan
Lagi, Seorang Jurnalis Gaza Tewas Ditembak Tentara Israel

Lagi, Seorang Jurnalis Gaza Tewas Ditembak Tentara Israel

Internasional
Operasi Patuh Jaya, Polda Metro Sasar Pengguna Ponsel Saat Berkendara

Operasi Patuh Jaya, Polda Metro Sasar Pengguna Ponsel Saat Berkendara

Megapolitan
Elektabilitas Disalip Gerindra, Golkar Sebut Kompetisi Makin Berat

Elektabilitas Disalip Gerindra, Golkar Sebut Kompetisi Makin Berat

Nasional
Potensi Kalium Berjumlah Besar untuk Pembuatan Pupuk Ditemukan di Pati

Potensi Kalium Berjumlah Besar untuk Pembuatan Pupuk Ditemukan di Pati

Regional
Soal Tuntutan Pengemudi Ojek 'Online', Menhub Tegaskan Tak Akan Terbitkan Aturan Baru

Soal Tuntutan Pengemudi Ojek "Online", Menhub Tegaskan Tak Akan Terbitkan Aturan Baru

Nasional
Penipuan Rp 50 Juta Bermodus Pura-pura Jadi Kwik Kian Gie...

Penipuan Rp 50 Juta Bermodus Pura-pura Jadi Kwik Kian Gie...

Megapolitan
Kim Jong Un Urus Kepulangan Jasad Korban Kecelakaan Bus asal China

Kim Jong Un Urus Kepulangan Jasad Korban Kecelakaan Bus asal China

Internasional
Pecahkan Rekor Muri, 5.000 Penari Gambyong Akan Goyang Kota Solo

Pecahkan Rekor Muri, 5.000 Penari Gambyong Akan Goyang Kota Solo

Regional
Penyekapan dan Perampokan yang Menimpa Penumpang GrabCar...

Penyekapan dan Perampokan yang Menimpa Penumpang GrabCar...

Megapolitan

Close Ads X