Kompas.com - 19/03/2013, 17:28 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

KENDARI, KOMPAS.com - Warga Kendari kembali dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat bayi perempuan, di bawah pohon bakau di kawasan teluk Kendari, Selasa (19/3/2013) siang. Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pemulung, bernama Kahar (41). Saat itu ia tengah mencari barang bekas di samping lokasi hiburan malam wilayah teluk Kendari, Jalan H. Alala, Kelurahan Tipulu, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

"Sekitar pukul 12.30 Wita saya sedang memungut beberapa barang bekas di sekitar bakau dekat TWT, ada tas warna hitam di bawah pohon bakau itu. Lalu tas itu saya ambil selanjutnya saya buka di situ karena saya pikir benda berharga. Saya langsung kaget saat karena dalam tas ada sesosok bayi yang sudah tidak bernyawa lagi dibungkus pakai jaket warna coklat," tutur Kahar, Selasa (19/3/2013).

Kemudian dia berteriak dan meminta tolong kepada warga sekitar. Pengguna jalan dan beberapa warga kemudian mengerumuni lokasi temuan mayat bayi tersebut, hingga petugas polisi mendatangi lokasi kejadian.

Demi kepentingan penyelidikan, jenazah bayi perempuan itu dibawa personil polisi dari Polsek Kemaraya ke RS Bayangkara Kendari. Kepala polisi sektor Kemaraya, Iptu Tribuana Roseno mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus temuan mayat bayi,dengan memeriksa beberapa orang saksi.

"Lebih awal kami akan mengadakan proses identifikasi dan penyelidikan terhadap mayat bayi, selanjutnya akan cek di rumah sakit dan bidan, kemudian kami akan mencari tahu perempuan yang melahirkan guna pengembangan kasus," kata Roseno.

Dikatakan Roseno, apabila dalam pengembangan penyelidikan kasus tersebut ditemukan hasil visum bahwa bayi masih hidup sebelum dibuang, maka pelaku akan dikenakan Pasal 77 UU Perlindungan Anak dengan ancamana hukuman pidana penjara selama lima tahun.

Sepanjang bulan Maret ini, tercatat ada tiga kasus temuan mayat di Kota Kendari. Temuan pertama pada Sabtu (9/3/2013), warga menemukan mayat pria bernama Samming tertutup koran di bawah trotoar depan apotik Monovalensi, Kelurahan Tipulu, Kecamatan Kendari. Hingga kini polisi belum menemukan pelakunya.

Kemudian, Jumat (15/3/2012) warga dikagetkan dengan temuan mayat perempuan di kawasan hutan, Kampung Baru, Kelurahan Andonohu, Kecamatan Poasia, Kendari. Mayat yang ditemukan tanpa identitas itu akhirnya diketahui bernama Sitti Nurjanah (23) seorang mahasiswi Akademi Keperawatan Stikes Mandala Waluya.

Polisi kemudian berhasil menangkap pelaku pembunuhan pada Minggu (17/3/2013) malam. Kasus temuan mayat ketiga yakni bayi berjenis kelamin perempuan tanpa identitas, disimpan dalam tas warna hitam yang ditemukan oleh seorang pemulung pada pukul 12.30 Wita di bawah pohon bakau, dalam kawasan Teluk Kendari, Kelurahan Tipulu, Kecamatan Kendari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.