Kompas.com - 14/03/2013, 11:08 WIB
|
EditorKistyarini

KEDIRI, KOMPAS.com — Wali Kota Kediri, Jawa Timur, Samsul Azhar, diperiksa tim Tindak Pidana Korupsi Polres Kediri Kota, Kediri, Jawa Timur, Kamis (14/3/2013), terkait kasus dugaan korupsi pembangunan Jembatan Brawijaya dengan nilai proyek Rp 66 miliar.

Samsul Azhar memenuhi panggilan penyidik dengan mendatangi Mapolres di Jalan Brawijaya sekitar pukul 08.30 WIB, didampingi pengacaranya. Kepala daerah yang juga tengah bersiap kembali mencalonkan diri dalam Pemilukada 2013 itu langsung menuju ruangan Kapolres. Di tempat itu pula ia menjalani pemeriksaan.

"Pemeriksaannya terkait pengusulan dan hal lainnya tentang proyek. Sekarang pemeriksaannya sedang berjalan oleh penyidik," kata Kapolres Kediri Kota Ajun Komisaris Besar Ratno Kuncoro, saat dihubungi Kompas.com.

Pemeriksaan tersebut merupakan kelanjutan dari pengusutan dugaan korupsi proyek tahun jamak yang pembangunannya mulai tahun 2010 dengan dana APBD itu. Beberapa pihak yang telah menjalani pemeriksaan adalah pelaksana proyek, beberapa anggota, Ketua dan Wakil Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, serta beberapa pejabat Pemkot.

Dalam perkembangannya, penyidik menemukan dugaan pelanggaran hukum dalam tahapan perencanaan, penganggaran, pelelangan tender, serta pelaksanaan proyeknya.

Penyidik juga telah menetapkan status tersangka pada dua pejabat, yaitu Kasenan selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum serta Miyanto yang menjabat sebagai ketua lelang.

Meskipun telah ada tersangka, belum diketahui jumlah kerugian negara yang ditimbulkannya. Penyidik beralasan masih menunggu penghitungan yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan tingkat provinsi.

Jembatan Brawijaya adalah jembatan pengganti dari jembatan lama yang menghubungkan Kota Kediri bagian timur dan barat yang terpisah Sungai Brantas. Saat ini proses pembangunan jembatan yang mempunyai desain modern itu terus berjalan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.