Kompas.com - 13/03/2013, 20:04 WIB
EditorFarid Assifa

GARUT, KOMPAS.com -- Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Garut, Jawa Barat, mencatat ada 20 orang ingin menjadi Bupati Garut dengan mengikuti pelaksanaan pemilihan kepala daerah Garut yang akan diselenggarakan September 2013.    

"20 orang itu baru catatan data sementara, kemungkinan akan lebih banyak lagi pada pelaksanaan pendaftaran nanti," kata anggota KPUD Garut, bidang pencalonan, Dadang Sudrajat kepada wartawan, Rabu (13/3/2013).    

Ia menyebutkan, orang yang memiliki keinginan menjadi Bupati Garut itu dari berbagai kalangan yang diusung partai politik, dan ada juga perseorangan.

Ketika ditanya identitas orang dan berapa jumlah yang diusung partai politik atau perseorangan, Dadang enggan memberitahukannya.

"Pokoknya baru ada 20 orang terdiri dari kalangan partai politik dan independen (perseorangan)," katanya.

Ia mengungkapkan, KPU Garut sudah mendatangi orang yang ingin maju dalam pemilihan Bupati Garut untuk sekadar koordinasi dan memberitahukan persyaratan yang harus disiapkan dalam pendaftaran pencalonan.

Orang yang sudah tercatat itu, kata Dadang, harus memenuhi persyaratan dan prosedur yang ketat sehingga belum tentu semuanya lolos terdaftar sebagai calon Bupati Garut.

"Pendafataran calon akan dibuka Juni, dari 20 orang itu semuanya harus memenuhi syarat. Hasilnya nanti, calonnya bisa kurang atau bisa lebih banyak," katanya.

Sementara itu, KPU Garut telah mempersiapkan pelaksanaan pemilihan kepada daerah Kabupaten Garut seperti membentuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).    

Petugas PPK yang sudah terdaftar sebanyak 210 orang, disebar di 42 kecamatan, setiap kecamatan ditugaskan lima orang PPK. Sedangkan anggota PPS berjumlah 1.326 orang, disebar di 442 desa dan kelurahan.    

Setelah membentuk petugas PPK dan PPS itu, KPU mengagendakan sosialisasi dimulainya pelaksanaan pemilihan bupati Garut kepada setiap lapisan masyarakat.

"Sosialisasi pemilihan bupati Garut sudah akan dimulai besok Kamis (14/3) dimulai di Kecamatan Pameungpeuk, kemudian kecamatan lainnya sesuai jadwal yang ditentukan," katanya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.