Kompas.com - 12/03/2013, 13:01 WIB

GORONTALO, KOMPAS.com - Hari libur dalam rangka Hari Raya Nyepi dimanfaatkan sejumlah anak muda Gorontalo untuk menggelar acara donor darah.

Anak-anak muda yang tergabung dalam komunitas Dos15 (dibaca dosis) ini menggelar acara tersebut di Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia (UTD-PMI) Cabang Kota Gorontalo Jalan Sultan Botutihe, Selasa (12/3/2013)

Dos15 sendiri adalah sebuah komunitas yang terbentuk belum lama. "Komunitas ini kami bentuk karena kami resah dengan seringnya kekosongan darah di bank darah," kata Aini Wahiji, koordinator komunitas Dos15 saat mendampingi rekan-rekannya mendonorkan darah.

Aini melanjutkan, komunitasnya kerap mendengar adanya kasus-kasus pendonor bayaran dan calo darah. "Mendonor kan harusnya, ikhlas," keluh gadis 20 tahun ini.

Petugas Seksi Permintaan Darah UTD-PMI Gorontalo, Yahya Anshori Mursid, membenarkan keresahan komunitas Dos15 tersebut. Menurut dia kasus kekosongan darah sering terjadi di Gorontalo. "Golongan darah B sudah tiga minggu lalu habis, A habis sejak kemarin. Hari ini stok darah semua golongan darah habis," kata Yahya.

Lulusan Sekolah Khusus Paramedis Transfusi Darah (PTD) Yogyakarta tahun 2009 ini juga mengaku praktik calo darah cukup marak terjadi. "Modusnya beragam, ada yang ngaku-ngaku keluarga pasien, ada yang ngincar pasien di rumah sakit. Korban mereka biasanya orang-orang dari luar kota yang tidak ngerti apa-apa," ungkap Yahya.

Pihak UTD PMI Kota Gorontalo sendiri sudah berupaya melakukan antisipasi terhadap praktik percaloan darah, yaitu dengan membuat daftar nama-nama pendonor yang tidak wajar.

"Kalau mereka ngakunya belum pernah donor, tapi ketika diperiksa di lab ternyata pernah, yang bersangkutan langsung kami beri cap DB (donor dayaran) di formulir identitasnya dan kami cekal mendonor," tutur Yahya.

Meskipun demikian, Yahya mengaku pihaknya sering mengalami dilema. Kalau pasien sudah benar-benar membutuhkan darah, mereka terpaksa menerima para pedonor bayaran itu.

Tidak lama

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.