Kompas.com - 07/03/2013, 19:16 WIB
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com - Kemenangan pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry Nuradi, pada sejumlah hitung cepat menunjukkan bahwa para kader telah bangkit kembali. Sebelumnya, para kader PKS turut terkena imbas akibat skandal suap impor daging sapi yang melibatkan Presiden PKS (saat itu) Luthfi Hasan Ishaq.

" Tetapi ini tunjukkan kader-kader PKS walaupun terpengaruh kasdus itu, mereka tetap dengan mudah bangkit kembali. Ini salah satu modal kami yang patut disyukuri," ujar Ketua DPP PKS Sohibul Iman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (7/3/2013).

Sohibul mengatakan, PKS bersyukur atas prediksi kemenangan Gatot-Tengku. Hal ini, sambungnya, telah memberikan semangat dan optimisme baru bagi para kader.

Seperti diberitakan, berdasarkan hasil hitung cepat Lingkaran Survei Indonesia, pasangan Gatot-Erry unggul dengan perolehan suara mendapat 32,93 persen suara. Adapun pasangan Gus Irawan Pasaribu-Soekirman mendapat 19,21 persen, Effendi MS Simbolon-Jumiran Abdi 26 persen, Chairuman Harahap-Fadly Nurzal 8,67 persen, dan Amri Tambunan-RE Nainggolan 12,89 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.