Petani Garam Madura Tuntut Dahlan Iskan

Kompas.com - 05/03/2013, 16:16 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Ratusan petani garam dari tiga Kabupaten di Madura yakni Sumenep, Pamekasan dan Sampang, Jawa Timur, ramai-ramai mendatangi kantor Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Madura di Pamekasan, Selasa (5/3/2013) untuk menemui anggota Komisi A DPRD Jawa Timur.

Kedatangan mereka untuk menyampaikan aspirasinya terkait belum jelasnya sengketa lahan garam yang ada di Madura. Dalam pertemuan itu, tidak seluruh petani bisa ikut nimbrung. Namun hanya perwakilan saja yang bisa masuk dalam ruangan. Sedangkan yang lainnya, hanya menyimak dari luar ruangan, dan ada yang pula yang menunggu di lorong-lorong bangunan bekas VOC itu.

Kepada anggota Komisi A, Masrawi selaku Ketua Umum Gerakan Gotong Royong Masayrakat Petani Garam Madura mengatakan, sebagai wakil rakyat para anggota dewan diharapkan tidak tinggal diam. Para wakil rakyat diharapakan mendukung petani garam Madura untuk menuntaskan sengketa lahan lahan garam yang ada di Madura. Sebab, persoalan sengketa lahan sudah lama terjadi, dan sudah berkali-kali aksi petani turun jalan digelar. Namun sampai detik ini belum ada penyelesaiannya.

"Persoalan sengketa lahan sebetulnya sudah selesai sejak tahun 2004 lalu. Namun sampai sekarang belum ada eksekusi dari pemerintah sehingga DPRD Jawa Timur sudah waktunya beraksi dan mendukung gerakan petani garam di Madura," kata Masrawi.


Dijelaskan Masrawi, tanggal 14 April 2004 lalu sudah ada keputusan dari pemerintah pusat dan dikuatkan dengan keputusan rapat Komisi II DPR RI tanggal 27 September tahun 2006, bahwa masyarakat petani garam yang diwadahi dengan yayasan di masing-masing daerah di Madura, diberi hak penggarapan lahan untuk memproduksi garam.

Atas dasar itu, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT. Garam Persero, diminta untuk menyelesaikan lahan garam di Madura paling lambat 31 Maret 2007. Namun kenyataannya sampai sekarang BUMN belum menyelesaikannya. "Kami sudah pegang nota kesepahaman yang ditandatangani oleh beberapa pihak, termasuk di dalamnya adalah BUMN sendiri. Dari tahun 2007 sampai sekarang kenyataannya belum ada eksekusi lahan yang akan digarap oleh petani garam di bumi Madura ini," terangnya.

Di samping itu, organisasi petani garam Madura sudah sering kali menyampaikan surat kepada Menteri BUMN. Namun surat itu tidak pernah sampai di tangan menteri. "Saya menduga surat itu dihanguskan sebelum sampai di meja Menteri," imbuhnya.

Untuk itu, pihaknya meminta kepada DPRD Jawa Timur, untuk bersama-sama memperjuangkan hak petani garam di Madura agar bisa bertemu langsung dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ataupun Menteri BUMN Dahlan Iskan.

Menanggapi hal itu, Kartika Hidayati, anggota Komisi A DPRD Jawa Timur mengaku siap memperjuangkan kepentingan petani garam Madura sampai ke pemerintah pusat, termasuk mendampingi petani bertemu Dahlan Iskan. "Kami akan mendukungnya dan tinggal menunggu kapan waktunya," kata Politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Regional
Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Regional
Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Regional
Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Regional
Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Regional
Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Regional
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Regional
Sultan Putra Kusumah VIII: Kesultanan Selaco Cagar Budaya dan Diakui UNESCO

Sultan Putra Kusumah VIII: Kesultanan Selaco Cagar Budaya dan Diakui UNESCO

Regional
Dibekap, Jasad Dibuang ke Jurang, Anak Hakim Medan Ingin Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Dibekap, Jasad Dibuang ke Jurang, Anak Hakim Medan Ingin Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Regional
Kapal Pengangkut 25 Drum Avtur Hilang Kontak di Laut Maluku Sejak Sepekan Lalu

Kapal Pengangkut 25 Drum Avtur Hilang Kontak di Laut Maluku Sejak Sepekan Lalu

Regional
Tepergok Mesum di Parkiran Mal, Pengemudi Honda Jazz Tabrak Satpam dan Palang Otomatis

Tepergok Mesum di Parkiran Mal, Pengemudi Honda Jazz Tabrak Satpam dan Palang Otomatis

Regional
Bus Pariwisata Alami Kecelakaan di Subang, 6 Orang Tewas

Bus Pariwisata Alami Kecelakaan di Subang, 6 Orang Tewas

Regional
Bolos Kerja 176 Hari, 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP Terancam Dipecat

Bolos Kerja 176 Hari, 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP Terancam Dipecat

Regional
Siswi SD Diperkosa 8 Pemuda, Korban Dibuat Mabuk dengan Lem Cap Kambing

Siswi SD Diperkosa 8 Pemuda, Korban Dibuat Mabuk dengan Lem Cap Kambing

Regional
Solusi Permanen Risma untuk Atasi Banjir di Surabaya

Solusi Permanen Risma untuk Atasi Banjir di Surabaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X