Warga 2 Desa di Ambon Bentrok, 5 Orang Terluka

Kompas.com - 05/03/2013, 15:12 WIB

AMBON, KOMPAS.com — Dua kelompok warga di Desa Poka dan Rumah Tiga, Kecamatan Baguala Ambon, Selasa (5/3/2013), terlibat bentrok. Kedua kelompok warga ini terlibat saling serang dengan menggunakan batu dan senapan angin serta alat tajam lainnya. Akibat aksi saling serang tersebut, lima warga terluka karena terkena sabetan senjata tajam dan tembakan senjata angin.

Kepala Kepolisian Resor Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Ajun Komisaris Besar Polisi Suharwiyono kepada wartawan mengatakan, selain lima korban luka, lima rumah warga juga mengalami kerusakan akibat terkena lemparan dan sebagian dirusak.

"Bentrok tersebut mengakibatkan lima warga terluka dan lima unit rumah warga mengalami kerusakan. Umumnya kerusakan terjadi karena lemparan dan perusakan," kata Kapolres.

Kapolres menjelaskan, bentrokan antar-kedua kelompok warga ini sudah terjadi sejak Senin malam hingga Selasa pagi. Suharwiyono juga mengungkapkan, untuk mengamankan kedua kelompok warga yang terlibat bentrokan, empat satuan setingkat peleton (SST) aparat kepolisian langsung disiagakan di lokasi kedua desa. Selain itu, dua SST personel TNI juga disiagakan di kawasan tersebut.


"Ada empat SST dari aparat kepolisian yang disiagakan ditambah dua SST dari aparat TNI yang saat ini mengamankan kawasan terjadinya aksi bentrokan warga," ujarnya.

Saat ini, kata Kapolres, kondisi di kawasan Poka dan Rumah Tiga telah kondusif dan sepenuhnya dalam kendali aparat keamanan.

"Saat ini, kondisinya sudah kondusif. Kita berhrap kedua kelompok warga agar dapat menahan diri dan tidak terpancing dengan isu -isu yang tidak benar," ungkap Kapolres.



Terkini Lainnya

Ditjen PSP Kementan Beberkan Capainnya Hingga Kuartal I 2019

Ditjen PSP Kementan Beberkan Capainnya Hingga Kuartal I 2019

Regional
Tokoh Agama di Kalimantan Tengah Deklarasi Damai Terima Hasil Pemilu

Tokoh Agama di Kalimantan Tengah Deklarasi Damai Terima Hasil Pemilu

Regional
Jika Terpilih Jadi Ibu Kota Baru, Penduduk Kalteng Diprediksi Bertambah 6 Juta Orang

Jika Terpilih Jadi Ibu Kota Baru, Penduduk Kalteng Diprediksi Bertambah 6 Juta Orang

Regional
Cerita Petugas Damkar 3 Hari Berjibaku Atasi Kebakaran Pasar Kosambi Bandung

Cerita Petugas Damkar 3 Hari Berjibaku Atasi Kebakaran Pasar Kosambi Bandung

Regional
Hadang Massa Aksi 22 Mei, Polisi Bogor Sekat 12 Lokasi Menuju Jakarta

Hadang Massa Aksi 22 Mei, Polisi Bogor Sekat 12 Lokasi Menuju Jakarta

Regional
Pengedit Video Hoaks Ma'ruf Amin Berkostum Sinterklas Divonis 7 Bulan Penjara

Pengedit Video Hoaks Ma'ruf Amin Berkostum Sinterklas Divonis 7 Bulan Penjara

Regional
Kronologi Penangkapan 5 Terduga Teroris yang Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Kronologi Penangkapan 5 Terduga Teroris yang Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Regional
Usai Divonis Mati, Gembong Narkoba Dorfin Felix Berharap Bertemu Keluarganya

Usai Divonis Mati, Gembong Narkoba Dorfin Felix Berharap Bertemu Keluarganya

Regional
Sebelum Tewas, Calon Pendeta Sempat Berbisik 'Jangan Bunuh Aku' kepada Pembunuhnya

Sebelum Tewas, Calon Pendeta Sempat Berbisik "Jangan Bunuh Aku" kepada Pembunuhnya

Regional
Peringati 21 Tahun Reformasi, Aksi Mahasiswa di Riau Sempat Ricuh karena Tak Dizinkan Masuk ke Gedung DPRD

Peringati 21 Tahun Reformasi, Aksi Mahasiswa di Riau Sempat Ricuh karena Tak Dizinkan Masuk ke Gedung DPRD

Regional
Butuh Rp 3 M untuk Bangun Kembali Kelenteng Probolinggo yang Terbakar

Butuh Rp 3 M untuk Bangun Kembali Kelenteng Probolinggo yang Terbakar

Regional
Isu Ulama Madura Tutup Suramadu pada 22 Mei, Ini Respons Kapolda Jatim

Isu Ulama Madura Tutup Suramadu pada 22 Mei, Ini Respons Kapolda Jatim

Regional
Pria Ini Bunuh Istrinya karena Selalu Pasang Tarif saat Berhubungan Badan

Pria Ini Bunuh Istrinya karena Selalu Pasang Tarif saat Berhubungan Badan

Regional
5 Terduga Teroris Ditangkap di Garut, Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

5 Terduga Teroris Ditangkap di Garut, Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Regional
Lewat Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung, Pemudik Diimbau Berkendara 40 Km/jam

Lewat Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung, Pemudik Diimbau Berkendara 40 Km/jam

Regional

Close Ads X