Kompas.com - 03/03/2013, 18:52 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

PASER, KOMPAS.com - Wartawati Paser TV, Normila Sari Wahyuni (23), dianiaya sejumlah orang sehingga mengalami luka-luka di sekujur tubuh. Kandungannya  juga keguguran.

Penganiayaan itu terjadi Sabtu (2/3/2013) lalu, ketika ia meliput kasus sengketa tanah di Desa Rantau Panjang, Kabupaten Paser.

Wahyuni didatangi sekelompok orang yang lalu memukuli, dan menginjak perutnya. Kameranya pun direbut dan dirusak. Saat itu, ia selesai mengambil gambar dan hendak pulang. Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Paser.

Saat ini, Wahyuni dirawat di Rumah Sakit Umum Panglima Sebaya, Tanah Grogot, Paser. "Badan saya masih sakit, susah bergerak," ujar Wahyuni, ketika dihubungi melalui telepon, Minggu.

Yuni menyesalkan, meski sudah menyatakan wartawan, ia tetap dipukuli bahkan sampai kandungannya keguguran.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.