Kompas.com - 27/02/2013, 19:47 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani

JAKARTA, KOMPAS.com — Calon gubernur Jawa Barat, Rieke Diah Pitaloka, masih belum mau mengucapkan selamat kepada pasangan calon Ahmad Heryawan-Dedy Mizwar yang unggul dalam hasil hitung cepat beberapa lembaga survei. Politisi senior PDI-Perjuangan, Taufik Kiemas, pun menilai sikap itu bukan masalah lantaran Rieke masih punya keyakinan.

"Kalau Rieke masih punya keyakinan, tunggu saja (ucapan selamatnya) di 3 Maret (2013)," ujar Taufik di Gedung Kompleks Parlemen, Rabu (27/2/2013). Ia menjelaskan bahwa sikap yang diambil Rieke ini berbeda dengan peristiwa yang terjadi dalam Pilkada DKI Jakarta.

Pada Pilkada DKI Jakarta, Fauzi Bowo langsung menelepon Jokowi untuk mengucapkan selamat tak lama setelah hasil hitung cepat menempatkan Jokowi di tempat teratas. Menurut Rieke, dia tak bisa melakukan hal serupa karena ada bentuk tanggung jawabnya atas dukungan banyak pihak yang memintanya untuk terus optimistis.

"Saya terus ke daerah. Saya lihat mereka masih semangat menghitung. Masa, dengan perjuangan seperti itu, saya harus bilang selamat," kata Rieke. Dalam hitung cepat Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Aher-Deddy unggul dengan perolehan suara 33,14 persen dari total 100 persen suara yang masuk, dengan margin of error plus minus satu persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Hitung cepat LSI menempatkan Rieke-Teten di peringkat kedua dengan 27,92 persen suara. Menyusul, Dede Yusuf-Lex Laksamana berada di posisi ketiga dengan 25,23 persen, Yance-Tatang ada di urutan keempat dengan 11,81 persen, dan Dikdik-Toyib 1,89 persen.

Namun, hasil hitung cepat PDI Perjuangan menyatakan, keunggulan pasangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar tidak mencapai 30 persen. Data ini memungkinkan Pilkada Jawa Barat berlangsung dalam dua putaran.

Berita terkait dapat dibaca dalam topik: Jabar Satu

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.