Topan Rusty Dekati Australia Barat, Ratusan Orang Mengungsi

Kompas.com - 27/02/2013, 13:12 WIB
EditorEgidius Patnistik

SYDNEY, KOMPAS.com - Ratusan warga di wilayah Pilbara, Australia Barat, telah berlindung di pusat pengungsian, saat Topan Tropis Rusty bergerak mendekati pantai tersebut, demikian laporan media setempat, Rabu (27/2).

Sarah Hoogenboom, dari Departemen Perlindungan Anak, memberitahu Australian Broadcasting Corporation (ABC) News Online bahwa semalam sangat berisik dan berangin buat mereka yang tidur di pusat pengungsian di kota tersebut. "Banyak suara, banyak hujan dan banyak angin dan kekuatan semua itu kelihatan tidak reda," kata perempuan itu.

Departemen bagi Perlindungan Anak menyatakan dua pusat penampungan telah dibuka di Port Hedland dan South Hedland. Departemen Kebakaran dan Layanan Darurat (DFES) di negara bagian tersebut pada Rabu mengeluarkan peringatan merah buat warga di permukiman Pardoo sampai Whim Creek dan di dekatnya, termasuk Port Hedland di Pilbara.

"Ada ancaman terhadap nyawa dan rumah. Anda berada dalam bahaya dan perlu secara bertindak," demikian peringatan DFES.

DFES memperingatkan hujan dan angin yang sangat berbahaya diperkirakan terus terjadi hingga Kamis. "Sampai sekarang, setiap orang mesti membawa alat pertolongan pertamanya, dan mesti berlindung di pusat kesejahteraan atau di bagian gedung yang paling aman dan paling kuat," katanya.

Topan Rusty telah meningkat jadi kategori empat, saat topan tersebut bergerak dengan kecepatan hampir 130 kilometer ke sebelah utara-timurlaut Port Hedland. Biro Meteorologi Australia mengatakan angin dengan kecepatan 120 kilometer per jam sudah menerjang Port Hedland dan keadaan diperkirakan secara bertahap akan bertambah buruk sepanjang siang hari.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perjuangan Sertu Palemba Saat Gempa, Dekap Anak Istri Ketika Bangunan Runtuh

Perjuangan Sertu Palemba Saat Gempa, Dekap Anak Istri Ketika Bangunan Runtuh

Regional
Gunung Sinabung Mengalami Erupsi, Semburkan Debu Vulkanik Setinggi 500 Meter

Gunung Sinabung Mengalami Erupsi, Semburkan Debu Vulkanik Setinggi 500 Meter

Regional
Hujan Abu Semeru Berhenti, Bupati Lumajang Minta Warga Waspadai Lahar Dingin

Hujan Abu Semeru Berhenti, Bupati Lumajang Minta Warga Waspadai Lahar Dingin

Regional
Tenda Terbatas, Puluhan Pengungsi Gempa Sulbar Terpaksa Tinggal di Kandang Ayam

Tenda Terbatas, Puluhan Pengungsi Gempa Sulbar Terpaksa Tinggal di Kandang Ayam

Regional
Rumah Korban Jatuhnya Sriwijaya Air Dibobol Maling, Sejumlah Barang Hilang, Begini Kejadiannya

Rumah Korban Jatuhnya Sriwijaya Air Dibobol Maling, Sejumlah Barang Hilang, Begini Kejadiannya

Regional
Geger Penemuan Jenazah Bocah Perempuan Terbungkus Karung di Pinggir Jalan Subang

Geger Penemuan Jenazah Bocah Perempuan Terbungkus Karung di Pinggir Jalan Subang

Regional
Satpam Meninggal di Kamar Kos Saat Isolasi Mandiri, Diketahui Punya Penyakit Penyerta

Satpam Meninggal di Kamar Kos Saat Isolasi Mandiri, Diketahui Punya Penyakit Penyerta

Regional
Banjir Rendam 8 Desa di Nunukan, Kalimantan Utara, 2.752 Jiwa Terdampak

Banjir Rendam 8 Desa di Nunukan, Kalimantan Utara, 2.752 Jiwa Terdampak

Regional
'Makanan Belum Habis, Tenda Terpal Kami Beterbangan'

"Makanan Belum Habis, Tenda Terpal Kami Beterbangan"

Regional
Galon hingga Tabung Gas di Rumah Korban Sriwijaya Air Digondol Maling, Ini Ceritanya

Galon hingga Tabung Gas di Rumah Korban Sriwijaya Air Digondol Maling, Ini Ceritanya

Regional
Putri Wahyuni Jadi Korban Sriwijaya Air, Keluarga: Dia Segala-galanya bagi Kami

Putri Wahyuni Jadi Korban Sriwijaya Air, Keluarga: Dia Segala-galanya bagi Kami

Regional
Tahanan di Lapas Indramayu Tewas Diduga Dikeroyok Sesama Warga Binaan

Tahanan di Lapas Indramayu Tewas Diduga Dikeroyok Sesama Warga Binaan

Regional
Ayah dan Ibu Tak Berhenti Menangis Sambil Peluk Peti Jenazah Putri, Korban Sriwijaya Air SJ 182

Ayah dan Ibu Tak Berhenti Menangis Sambil Peluk Peti Jenazah Putri, Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Hoaks Soal Gempa Besar Mamuju, Kepala BMKG: Seandainya Benar, Aku Sudah Lari Duluan

Hoaks Soal Gempa Besar Mamuju, Kepala BMKG: Seandainya Benar, Aku Sudah Lari Duluan

Regional
Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X