Dua Pelaku Kampanye Hitam Tertangkap Basah

Kompas.com - 24/02/2013, 04:52 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Aparat intel Polretabes Bandung menangkap dua orang yang diduga sebagai pelaku "black campaign" atau kampanye hitam, Sabtu (23/2/2013).

Kedua orang itu ditangkap saat sedang mencetak spanduk yang diduga akan digunakan pada saat pemungutan suara Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Minggu (24/2/2013).

Ketua Tim Advokasi pasangan Aher-Deddy Firman Hidayat mengatakan penangkapan dilakukan di sebuah percetakan bernama Zone di Jl Lengkong Kecil, Bandung.

"Ada dua pelaku AN dan RK. Keduanya mengaku disuruh ketua tim koalisi babarengan Dede-Lex," kata Firman kepada wartawan di Kantor Panwaslu Jabar.


Spanduk itu, kata Firman, berwarna merah, hitam dan kuning dengan tulisan "Runyam Aher Bank Dibobol" lengkap dengan gambar tabungan Bank BJB seperti dan logo sebuah majalah berita. Di bagian tengah spanduk bertuliskan "Akan Beredar 24 Februari".

"Itu jelas maksudnya untuk memerangruhi pemilih di hari pemilihan," ujar Firman.

Firman mengatakan dia dan timnya sudah mencurigai gerak gerik pelaku. Lalu, setelah berkordinasi dengan pegawai percetakan, Firman memutuskan untuk menunggu di lokasi sejak pukul 16.00.

"Ternyata benar, dua orang itu datang ke percetakan untuk memeriksa proses pencetakan spanduk. Akhirnya kami sergap bersama inter Polrestabes," ujar Firman.

Firman memambahkan sebanyak 70 dari 100 spanduk sudah selesai dicetak dan sudah dimasukkan ke dalam mobil.

"Kami geledah dan kami menemukan barang bukti yang sudah dimasukkan ke dalam mobil Chevrolet," tambah Firman.

Petugas polisi kemudian meringkus kedua orang tersebut dan membawanya ke kantor Panwaslu Jawa Barat. Saat ini kedua tersangka masih dalam pemeriksaan Panwaslu.

"Kami masih melakukan klarifikasi. Jadi belum bisa berikan informasi yang lengkap," kata Ketua Panwaslu Jawa Barat Ihat Subiat.

Menurut Ihat, jika terbukti maka kedua orang itu melanggar Undang-undang nomor 32 tentang Pemerintahan Daerah.

"Jika terbukti, Panwas bisa merekomendasikan pasangan calon untuk dibatalkan penetapannya, jadi, meskipun yang melakukan pelanggaran tim kampanyenya, namun yang dijerat adalah pasangan calon dengan jeratan lima tahun penjara," pungkasnya.

 

 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorErvan Hardoko
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    Terkini Lainnya

    Akun Lisa Marlina Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa, Ni Luh Djelantik Lapor Polisi

    Akun Lisa Marlina Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa, Ni Luh Djelantik Lapor Polisi

    Regional
    Preman Tewas Ditembak setelah Palak Truk, Sopirnya Ternyata Polisi

    Preman Tewas Ditembak setelah Palak Truk, Sopirnya Ternyata Polisi

    Regional
    Didi Kempot, The Godfather of Broken Heart Asal Solo yang Ciptakan 800 Lagu

    Didi Kempot, The Godfather of Broken Heart Asal Solo yang Ciptakan 800 Lagu

    Regional
    Cerita Lilik Gantikan Nazar Amien Rais, Idolakan Wayang Sengkuni hingga Hati Geram

    Cerita Lilik Gantikan Nazar Amien Rais, Idolakan Wayang Sengkuni hingga Hati Geram

    Regional
    Jenazah Perempuan yang Diduga Korban Pembunuhan di Sukabumi Tiba di Rumah Duka

    Jenazah Perempuan yang Diduga Korban Pembunuhan di Sukabumi Tiba di Rumah Duka

    Regional
    [POPULER NUSANTARA] Lilik Gantikan Nazar Amien Rais | Viral Kicauan Lisa Marlina tentang Bali

    [POPULER NUSANTARA] Lilik Gantikan Nazar Amien Rais | Viral Kicauan Lisa Marlina tentang Bali

    Regional
    Upaya Menyelamatkan Anisa, TKW yang Disiksa Majikan Malaysia hingga Gigi Rontok

    Upaya Menyelamatkan Anisa, TKW yang Disiksa Majikan Malaysia hingga Gigi Rontok

    Regional
    Ditemukan Reruntuhan Diduga Ruang Tamu Istana Kesultanan Banten

    Ditemukan Reruntuhan Diduga Ruang Tamu Istana Kesultanan Banten

    Regional
    Keluarga Nunung di Solo: Tak Sangka Orang Sebaik Mama Nunung Pakai Sabu...

    Keluarga Nunung di Solo: Tak Sangka Orang Sebaik Mama Nunung Pakai Sabu...

    Regional
    Kisah Pilu TKW Turini, Tak Digaji 21 Tahun hingga 'Dipenjara' Dalam Rumah

    Kisah Pilu TKW Turini, Tak Digaji 21 Tahun hingga "Dipenjara" Dalam Rumah

    Regional
    Harapan Sang Taruna yang Berujung Maut di Sekolah Impian

    Harapan Sang Taruna yang Berujung Maut di Sekolah Impian

    Regional
    6 Fakta Baru Kebakaran Hutan Gunung Panderman, 60 Hektar Dilalap Api hingga Semua Pendaki Selamat

    6 Fakta Baru Kebakaran Hutan Gunung Panderman, 60 Hektar Dilalap Api hingga Semua Pendaki Selamat

    Regional
    Ini Nama 50 Anggota DPRD Kota Bandung 2019-2024

    Ini Nama 50 Anggota DPRD Kota Bandung 2019-2024

    Regional
    Terungkap, Identitas Mayat Perempuan Nyaris Tanpa Busana di Sukabumi

    Terungkap, Identitas Mayat Perempuan Nyaris Tanpa Busana di Sukabumi

    Regional
    Didi Kempot, Penyanyi Campursari yang Digandrungi Anak Muda Masa Kini...

    Didi Kempot, Penyanyi Campursari yang Digandrungi Anak Muda Masa Kini...

    Regional
    Close Ads X