Kompas.com - 18/02/2013, 13:40 WIB
EditorDini

KOMPAS.com - Tantangan nyata bagi para siswa sekolah mode tentunya bukan sekadar memamerkan koleksi busana dalam event resmi, tetapi juga menentukan arah mode dan kesiapan dalam memasuki industri mode itu sendiri. Untuk itulah Lembaga Pengajaran Tata Busana Susan Budihardjo bekerjasama dengan Metro Department Store untuk memberikan wadah bagi murid-murid LPTB untuk menjual hasil karya mereka secara langsung.

Sistem konsinyasi ataupun jual-titip di gerai besar ini ditempuh oleh LPTB agar para siswa maupun alumni mandiri dalam berkarya. Ini juga menjadi sarana bagi para murid untuk berhadapan langsung dengan selera masyarakat, sekaligus menawarkan pilihan bagi para pecinta fashion.

Bahkan untuk lebih menguatkan eksistensi karya para siswa di masyarakat, sekolah mode ini mengumumkan peresmian label Number 1 sebagai label yang menawarkan karya para murid dan alumni LPTB. Hal ini juga menandai LPTB Susan Budihardjo sebagai sekolah mode yang pertama menerbitkan label sendiri. 

Number 1 beranggotakan 10 desainer muda, dan menjadikan pameran dagang di Indonesia Fashion Week sebagai debut mereka dalam memajang koleksi busana di hadapan pecinta fashion. Masing-masing anggota wajib menyiapkan 12 busana yang sesuai dengan karakter Number 1, dan tentunya telah lolos seleksi untuk dapat menjual koleksinya.

”Number 1 by LPTB Susan Budihardjo adalah busana yang dapat dipadupadankan dan tak mengenal batas usia pemakainya. Bergaya tanpa harus berlebihan,” demikian menurut Susan Budihardjo, pencetus ide lahirnya label ini.

Selain menghimpun dan menyalurkan ide-ide kreatif, label ini diharapkan dapat membantu murid dan alumni siap menghadapi tantangan yang sesungguhnya dalam menyiapkan peragaan, tampil ke hadapan publik, serta terjun di tengah masyarakat industri mode yang rumit dan kompetitif.

Meluncurkan label di bawah bendera LPTB merupakan inovasi terbaru sekolah mode ini untuk memberikan dukungan bagi para murid dan alumninya. LPTB, yang sudah berdiri selama 33 tahun, secara rutin juga menggelar peragaan busana untuk memamerkan karya siswanya. Sekolah mode ini juga melahirkan banyak desainer terkenal, di antaranya Sebastian Gunawan, Ahmad Sofie, Widhi Budimulia, Eddy Betty, Denny Wirawan, Jeanny Ang, dan Adrian Gan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.