Kompas.com - 15/02/2013, 13:57 WIB
EditorErvan Hardoko

NAIROBI, KOMPAS.com - Kelompok militan Somalia Al-Shabab mengklaim telah mengeksekusi seorang prajurit Kenya yang tertangkap dan mengancam akan membunuh lima sandera lainnya, Jumat (15/2/2013).

"Saat mujahidin mengeksekusi prajurit KDF (Pasukan Pertahanan Kenya), masih ada kesempatan membebaskan lima tahanan lain dengan selamat," demikian pernyataan resmi Al-Shabab.

Bulan lalu, Al-Shabab mengumumkan tenggat waktu 14 Februari agar Kenya segera menarik pasukannya yang memerangi Al-Shabab di wilayah Somalia.

Selain itu, Al-Shabab juga menuntut agar Kenya membebaskan semua tahanan Muslim yang dituduh sebagai teroris dan kini ditahan di Kenya.

Al-Shabab, yang  sebelumnya juga merilis video yang menampilkan lima warga Kenya yang disandera, mengancam akan membunuh kelima sandera itu dalam waktu lima hari jika pemerintah Kenya tidak mengindahkan tuntutan mereka.

Kenya mengalami rangkaian serangan granat dan bom sejak pasukan negeri itu menginvasi wilayah selatan Somalia, akhir 2011 lalu untuk menggempur basis-basis Al-Shabab.

Invasi itu dilakukan setelah serangkaian penculikan terjadi di Kenya yang diduga keras didalangi kelompok militan yang terkait dengan Al-Qaeda itu.

Kini militan Al-Shabab tengah terdesak karena selain digempur pasukan Kenya, kelompok ini juga harus menghadapo 17.000 pasukan Uni Afrika yang membantu militer Somalia.

Tak hanya itu, pasukan Ethiopia juga ikut menggempur Al-Shabab di wilayah barat daya Somalia.

Pada Kamis (14/2/2013), pasukan Uni Afrika dan Somalia merebut kota Janalle, Aw Dhigle dan Barire, sekitar 80 kilometer di barat daya ibu kota Mogadishu, dari tangah Al-Shabab.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.