Kompas.com - 11/02/2013, 06:01 WIB
|
EditorBenny N Joewono

BORONG, KOMPAS.com - Calon gubernur dan calon wakil gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Partai Golkar, Ibrahim Agustinus Medah dan Emanuel Melkianus Laka Lena  (Tunas) dan pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Manggarai Drs Yoseph Tote dan Agas Andreas (Yoga) menggelar deklarasi di lapangan sepak bola Borong, Minggu (10/2/2013).

Dalam rapat konsolidasi terbuka yang dihadiri 8.000 simpatisan dan kader Partai Golkar dari sejumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Manggarai Timur. cagub NTT, Ibrahim Agustinus Medah mengatakan, ada tiga masalah besar di NTT, yang tidak terselesaikan dalam lima tahun terakhir ini, yakni masalah kesehatan, pendidikan, dan pendapatan ekonomi kerakyatan.

Kesehatan di NTT, kata Ibrahim, merupakan yang terburuk dibandingkan provinsi-provinsi lain di Indonesia, sementara untuk tingkat kelulusan ujian nasional dari tingkat SMP dan SMA, NTT berada di urutan ke-33 dari 33 provinsi di Indonesia.

Ketiga, pendapatan ekonomi kerakyatan di NTT di bawah Rp 7 juta per kepala keluarga, dibanding di provinsi lain di Indonesia yang memiliki pendapatan ekonomi kerakyatan di atas Rp 27 juta.

"Pemerintah pada lima tahun terakhir gagal mengurusi Provinsi Nusa Tenggara Timur, sehingga saya mengajak untuk tidak memilih pemimpin yang gagal mengurusi Provinsi Nusa Tenggara Timur," katanya.

Medah, yang juga Ketua Partai Golkar NTT mengatakan, apabila menang dalam Pemilihan Gubernur NTT pada 18 Maret 2013 ini, pasangan Tunas akan membebaskan biaya kesehatan dari tingkat anak-anak sampai orang dewasa di Kabupaten Manggarai Timur.

Sedangkan cawagub Emanuel Melkianus Laka Lena menegaskan, selama ini Pemerintah melupakan keterlibatan orang muda NTT dalam pembangunan sehingga banyak anak muda merantau ke Malaysia menjadi buruh perkebunan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Anak muda NTT tak mau bekerja di lahan sendiri, tetapi justru di negeri orang. "Saya minta hentikan pengiriman tenaga kerja ke Malaysia dari NTT, sebab, bukan kesejahteraan yang diperoleh di tempat perantauan melainkan menjadi pekerja kasar," tegasnya.

Pemilihan bupati Manggarai Timur

Janji pembebasan biaya pendidikan dari tingkat SD hingga SMA juga dilontarkan oleh pasangan Yoga "Sementara anak-anak yang orangtuanya tidak mampu akan diberikan beasiswa agar dapat kuliah di perguruan tinggi," ungkapnya.

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Manggarai Timur sekaligus Bupati Manggarai Timur, Drs Yoseph Tote, warga masyarakat Manggarai Timur sudah merasakan pembangunan yang dilakukan pemerintah selama empat tahun belakangan ini.

Sejumlah fasilitas pembangunan sekolah serta infrastruktur jalan sudah mulai diatasi dan diperbaiki. "Banyak potensi di bidang pariwisata di Manggarai Timur belum terlalu optimal dipromosikan. Sejumlah obyek wisata yang unik di Manggarai Timur masih terus dipromosikan ke dunia luar," jelasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.