Kompas.com - 09/02/2013, 14:39 WIB
|
EditorHeru Margianto

JAKARTA, KOMPAS.com — Pencurian atas satu mesin ATM BRI di dalam waralaba Indomaret di Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (9/2/2013) subuh, diduga dilakukan oleh spesialis. Hal itu dapat dilihat dari peralatan yang digunakan.

Aris (29), salah seorang pegawai, mengatakan bahwa berdasarkan rekaman CCTV toko pelaku yang berjumlah empat orang, dua orang di antaranya mengenakan topeng, datang ke toko pukul 04.20 WIB menggunakan satu mobil. Pelaku kemudian memarkir mobilnya dengan posisi bagian depan menghadap ke jalan dan bagian belakang menghadap ke pintu Indomaret.

Setelah itu, dua pelaku yang mengenakan topeng turun dari mobil. Mereka membobol rolling door bagian kiri Indomaret dengan perkakas. Setelah berhasil, pelaku kemudian masuk dan membuka rolling door bagian kanan toko dari arah dalam.

"Di dalam, pelaku mecahin kaca depan Indomaret untuk masuk ke dalam," ujar Aris saat ditemui Kompas.com di lokasi kejadian.

Saat kaca pintu Indomaret berhasil dipecahkan, dua pelaku lain keluar dari dalam mobil untuk membantu dua pelaku lain. Di dalam Indomaret, pelaku diketahui memutuskan aliran listrik mesin ATM dan menggondolnya ke dalam mobil. Pelaku pun tampak siap dengan sebuah troli untuk mengangkut badan mesin ATM yang dicurinya.

"Kalau dari tingkah lakunya, mereka seperti sudah biasa. Motor yang ada di dalam toko saja enggak diambil, cuma ditidurin karena ganggu jalan. Barang di toko juga enggak ada yang diambil," lanjut Aris.

Masih berdasarkan CCTV bagian depan toko, keempatnya mendorong troli yang mengangkut mesin ATM ke arah mobil. Dengan tergopoh-gopoh, keempat pelaku mengangkat mesin ATM ke bagian belakang mobil pelaku. Salah seorang pelaku sempat menutup rolling door tempat akses masuk mereka sebelum melarikan diri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pegawai toko baru mengetahui musibah tersebut sekitar pukul 06.30 WIB, saat ingin masuk kerja. Toko tersebut diketahui buka pukul 07.00 WIB dan tutup pukul 22.00 WIB. Selebihnya, toko itu tutup dan semua pegawai pun tak ada yang tinggal di dalam toko tersebut. Pegawai lantas melaporkan insiden itu ke Mapolsek Cakung.

"Tadi kalau kata orang BRI, di dalam ATM ada sekitar Rp 150 juta," lanjut Aris.

Pegawai Indomaret masih diperiksa di Mapolsek Cakung. Adapun toko diberi garis polisi sehingga aktivitas jual-beli di sana terhenti sementara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.