Juru Mudi MT Norgas Diancam 5 Tahun

Kompas.com - 08/02/2013, 02:38 WIB
Editor

Bandar Lampung, Kompas - Nakhoda dan mualim kapal tanker MT Norgas Cathinka diancam hukuman lima tahun penjara dalam kasus tabrakan yang menyebabkan tenggelamnya kapal feri KMP Bahuga Jaya. Berkas perkara yang melibatkan kedua tersangka telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kalianda.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Lampung Heru Widjatmiko mengatakan, berkas perkara, alat bukti, dan dua tersangka tersebut diserahkan oleh Asisten Tindak Pidana Umum Kejati Lampung dan penyidik di Kepolisian Air Polda Lampung ke Kejari Kalianda, Kamis (7/2).

Kasus ini akan disidangkan di Pengadilan Negeri Kalianda, Lampung Selatan, karena tempat tenggelamnya KMP Bahuga Jaya berada di perairan tersebut. Tabrakan pada 26 September 2012 itu menewaskan tujuh orang dan menghilangkan belasan orang. ”Jaksa segera menyusun dakwaan agar kasus ini secepatnya disidangkan,” ujar Heru.

Kedua tersangka adalah Ernesto Lat Jr, nakhoda Norgas Cathinka, warga negara Filipina, dan Su Ji Bing, mualim I Norgas, warga negara China. Keduanya dijerat Pasal 359 dan 330 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana jo Pasal 332 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran.

Terkait berkas satu tersangka lainnya, yaitu Sahat Maruli, nakhoda KMP Bahuga Jaya, pihaknya masih menunggu dilengkapi. Sebelumnya, berkas perkara ketiga tersangka tersebut telah dua kali bolak-balik dari polisi ke kejaksaan.

”Berkas yang satu ini (tersangka Sahat) masih dalam tahap pra-penuntutan atau P-19. Kami masih menunggu penyempurnaannya dari penyidik. Penyempurnaan itu salah satunya karena kami minta penyidik turut menjadikan hasil sidang Mahkamah Pelayaran sebagai dasar tuntutan,” kata Heru. Mahkamah Pelayaran sebelumnya menyatakan hanya juru mudi Norgas Cathinka yang bersalah.

Direktur Kepolisian Air Polda Lampung Komisaris Besar Edion mengatakan, pihaknya segera menyempurnakan berkas perkara tersangka Sahat. Saat ini, Sahat tidak ditahan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Edion, dari hasil penyidikan, tenggelamnya Bahuga Jaya diduga diakibatkan kelalaian juru mudi di kedua kapal, baik Norgas Cathinka maupun Bahuga Jaya. ”Mereka salah dan lalai, dan tidak berupaya menghindari tabrakan itu,” ujar Edion. (JON)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.