Satu Lagi Korban Longsor Agam Ditemukan

Kompas.com - 28/01/2013, 13:20 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

PADANG, KOMPAS.com — Seorang korban bencana tanah longsor di Jorong Data Kampung Dadok, Kanagarian Sei Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Senin (28/1/2013), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Penemuan ini membuat jumlah korban longsor pada Minggu (27/1/2013) pagi yang telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia menjadi 12 orang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Agam Bambang mengatakan korban yang ditemukan pada Senin itu bernama Mursinah (50). Dengan demikian, jumlah korban yang hilang dan masih dicari berjumlah sembilan orang.

Delapan korban selamat dengan tiga orang di antaranya mengalami luka-luka. Bambang mengatakan, saat ini pihaknya masih fokus melakukan pencarian terhadap korban.   

 

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Usai Dilantik, Bupati Kendal Dibawa ke Pendopo dengan Kereta Kencana

    Usai Dilantik, Bupati Kendal Dibawa ke Pendopo dengan Kereta Kencana

    Regional
    Wali Kota Pekalongan Ziarah ke Makam Ayah dan Kakaknya Usai Dilantik

    Wali Kota Pekalongan Ziarah ke Makam Ayah dan Kakaknya Usai Dilantik

    Regional
    UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 26 Febuari 2021

    UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 26 Febuari 2021

    Regional
    Usai Dilantik, Bupati HST Tegaskan Akan Jaga Pegunungan Meratus dari Tambang

    Usai Dilantik, Bupati HST Tegaskan Akan Jaga Pegunungan Meratus dari Tambang

    Regional
    Bupati OKU Positif Covid-19, Terdakwa Korupsi Hadiri Pelantikan Seorang Diri

    Bupati OKU Positif Covid-19, Terdakwa Korupsi Hadiri Pelantikan Seorang Diri

    Regional
    Pengakuan Bupati Trenggalek di SMAN 6 Surabaya: Saya Hampir Dikeluarkan karena Sering Bolos

    Pengakuan Bupati Trenggalek di SMAN 6 Surabaya: Saya Hampir Dikeluarkan karena Sering Bolos

    Regional
    Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 26 Februari 2021

    Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 26 Februari 2021

    Regional
    UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 26 Februari 2021

    UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 26 Februari 2021

    Regional
    Warga 3 Hari Tak Bisa Urus Administrasi, Ternyata Para Pejabat Pergi ke Pernikahan Anak Bupati

    Warga 3 Hari Tak Bisa Urus Administrasi, Ternyata Para Pejabat Pergi ke Pernikahan Anak Bupati

    Regional
    UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 26 Februari 2021

    UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 26 Februari 2021

    Regional
    Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Akan Berkantor di Desa 2 Kali Sepekan, Ini Alasannya...

    Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Akan Berkantor di Desa 2 Kali Sepekan, Ini Alasannya...

    Regional
    UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 26 Februari 2021

    UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 26 Februari 2021

    Regional
    Syarat Swab PCR di Bandara Supadio Pontianak Kembali Diperpanjang sampai Idul Fitri

    Syarat Swab PCR di Bandara Supadio Pontianak Kembali Diperpanjang sampai Idul Fitri

    Regional
    Pidato Gibran Setelah Dilantik: Kebut Vaksinasi, Kebut Pemulihan Ekonomi

    Pidato Gibran Setelah Dilantik: Kebut Vaksinasi, Kebut Pemulihan Ekonomi

    Regional
    Sanksi Kasus Pertengkaran 2 Dosen UMI Makassar Tergantung Dewan Etik Kampus

    Sanksi Kasus Pertengkaran 2 Dosen UMI Makassar Tergantung Dewan Etik Kampus

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X