Jurnalisme Damai tentang Konflik Lampung Diterbitkan - Kompas.com

Jurnalisme Damai tentang Konflik Lampung Diterbitkan

Kompas.com - 26/01/2013, 20:27 WIB

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com - Buku "Merajut Jurnalisme Damai di Lampung" yang berkisah mengenai konflik komunal di Lampung Selatan telah diterbitkan Aliansi Jurnalis Independen Bandar Lampung.

Buku yang diterbitkan penerbit independen Indepth Publishing ini merupakan antologi tulisan karya para jurnalis, akademisi, dan budayawan mengenai serangkaian konflik di Lampung, khususnya Way Panji, Lamsel. "Buku yang dirancang sejak Desember 2012 lalu ini merupakan hasil kolaborasi dari para jurnalis, akademisi, aktivis sosial maupun budayawan di Lampung. Buku ini adalah ikhitar untuk mengembangkan perspektif jurnalisme damai, khususnya di Lampung," ujar Sekretaris AJI Bandar Lampung Padli Ramdan, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (26/1/2013).

Sementara itu, Managing Director Indepth Publishing Tri Purna Jaya mengatakan, buku itu merupakan kontribusi Indepth sebagai penerbit untuk mendukung berbagai upaya pembangunan perdamaian di Lampung. "Seluruh hasil penjualan buku ini akan kami sumbangkan pada usaha-usaha pengembangan perdamaian di Lampung Selatan," ujar Tri.

Seperti diketahui, sepanjang 2012 lalu terjadi serangkaian kerusuhan yang dipicu konflik antar-warga di Lampung. Konflik itu menjalar mulai dari Mesuji, Lampung Selatan, Pesawaran, Lampung Tengah, dan puncaknya Lampung Selatan. Belasan orang tewas dan ribuan rumah rusak dalam rangkaian konflik itu.

Buku ini juga menyisipkan upaya tentang analisa dan pentingnya mitigasi konflik. AJI Bandar Lampung dan Indepth Publishing akan meluncurkan buku setebal 222 halaman ini di Bandar Lampung dalam waktu dekat dan dijual Rp 50.000 per buku. Publik bisa mendapatkannya di Sekretariat AJI Bandar Lampung, Toko Buku Fajar Agung, Maupun melalui pemesanan online dengan mengunjungi situs Indepth Publishing.


EditorRusdi Amral
Komentar

Terkini Lainnya

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Internasional
Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Nasional
Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Regional
Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Internasional
Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Nasional
Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Internasional
Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Internasional
Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Nasional
Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Regional
Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Regional
Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Nasional
Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Regional
Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Internasional
Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Internasional
Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Regional

Close Ads X