Kompas.com - 25/01/2013, 15:19 WIB
|
EditorRusdi Amral

PONTIANAK, KOMPAS. com - Wacana pemindahan ibu kota negara terus berkembang pascabanjir di Jakarta. Namun, ada kalangan lain yang mengusulkan pergeseran pusat pemerintah, bukan pemindahan ibu kota.

Koordinator wilayah Asosiasi Pemeeintah Kabupaten Seluruh Indonesia Kalimantan Barat. Muda Mahendrawan mengatakan, pergeseran pusat pemerintaham lebih efektif dibandingkan pemindahan ibu kota. "Biarlah Jakarta menjadi simbol nasional dengan istana negara dan Monasnya. Namun, pusat pemerintahan sebaiknya digeser untuk mengurangi beban Jakarta. Malaysia melakukanya dengan menggeser dari Kuala Lumpur ke Putra Jaya yang hanya berjarak sekitar 23 kilometer," kata Muda, Jumat, (25/1/2013).

Menurut Muda, biaya pergeseran pusat pemerintah akan lebih kecil dibandingkan dengan pemindahan ibu  kota. "Wilayah Banten yang akses ke bandaranya masih relatif mudah bisa menjadi alternatif. Itu juga akan lebih memudahkan urusan lebih dari 500 pemerintah daerah yang setiap hari harus berkoordinasi dengan pemerintah pusat," ujar Muda.

Menurut Muda, bagi pemerintah daerah, urusan dengan kementerian-kementerian yang kantornya saling berjauhan seperti saat ini, sangat melelahkan dan menghabiskan banyak biaya. "Setiap kota dan kabupaten memiliki belasan hingga puluhan urusan dengan berbagai kementerian yang harus diselesaikan di Jakarta yang macet sehingga boros waktu dan anggaran perjalanan dinas. Kalau pusat pemerintahannya mudah diakses, anggaran yang bisa dihemat sangat banyak," kata Muda.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.