Satu Mesin ATM BRI Dicuri

Kompas.com - 25/01/2013, 02:31 WIB
Editor

Jakarta, Kompas - Sebuah mesin ATM BRI di dalam Indomart Jalan Tambak Raya, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, hilang dibawa kabur kawanan pencuri, Rabu (23/1) sekitar pukul 04.00.

Kepala Polsek Menteng Ajun Komisaris Besar Subandi mengatakan, pelaku diperkirakan berjumlah lima orang. ”Kami masih mengejar pelaku dengan dibantu Polres Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya,” ucapnya, Kamis.

Pencurian ini, menurut Subandi, terekam oleh kamera pengintai yang ada di minimarket itu. Pihak kepolisian juga sudah meminta rekaman video saat kejadian pencurian mesin berbobot sekitar 500 kilogram itu.

Pelaku tiba di lokasi menggunakan mobil boks. Untuk bisa masuk ke dalam toko, pencuri merusak gembok pagar dan kunci pintu besi (rolling door) Indomart.

Pelaku sempat memotong kabel alarm untuk mencegah aksi mereka terungkap. Namun, para pencuri itu tampaknya tak tahu bahwa aksi mereka terekam kamera pengintai. Untuk mengangkut mesin dari lokasi ke mobil yang diparkir di depan minimarket, pelaku menggunakan troli.

Untuk menyamarkan identitas, para pelaku menutupi wajah dengan saputangan dan jaket yang memiliki tudung kepala.

Subandi mengatakan, suasana jalan dan lingkungan di sekitar lokasi kejadian diperkirakan masih sepi sehingga memudahkan kawanan ini melakukan kejahatan. Selain itu, minimarket tersebut juga tidak buka 24 jam sehingga saat kejadian, toko masih tutup.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para pelaku diduga sudah mempelajari situasi minimarket sebelum beraksi sehingga mereka hanya membutuhkan waktu singkat untuk merusak mesin dan membawa kabur.

Secara terpisah, Sekretaris Perusahaan BRI Muhamad Ali mengatakan, pihaknya sudah menetapkan standar pengamanan mesin ATM, antara lain memasang mesin ke lantai dengan dilengkapi angkur atau alat yang bisa mengikat kuat mesin dan lantai tempat mesin itu berada.

Selain itu, kamera pengintai juga ditaruh di area mesin untuk memonitor aktivitas di sekitar mesin ATM tersebut.

”Atas mesin dan uang yang ada di dalamnya, kami asuransikan semua. Untuk mengungkap kasus ini, kami juga bekerja sama dengan petugas keamanan,” kata Ali dalam pesan singkatnya.

Dia menambahkan, penempatan mesin ATM di banyak tempat seperti minimarket dilakukan untuk memberikan pelayanan kepada nasabah ataupun masyarakat yang memerlukan. (ART)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.