Kompas.com - 22/01/2013, 13:14 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Selasa (22/1/2013), meluncurkan tiket elektronik atau e-ticketing bus transjakarta. Jokowi membantah bahwa program tersebut sengaja diluncurkan bertepatan dengan seratus hari kerjanya sebagai Gubernur DKI.

"Enggak ada. Saya enggak punya seratus, seribu, dua ribu hari," kata Jokowi seusai meluncurkan e-ticketing transjakarta di Silang Monas, Jakarta, Selasa (22/1/2013).

Mantan Wali Kota Surakarta tersebut mengatakan, ia hanya ditugaskan oleh masyarakat Jakarta untuk terus bekerja melayani masyarakat dan yang berhak menilai kinerjanya baik atau tidak hanyalah masyarakat.

Dengan peluncuran tiket elektronik tersebut, Jokowi berharap ada peningkatan pendapatan penjualan tiket setiap hari dan memberikan kontribusi besar bagi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Penerapan sistem e-ticketing tersebut juga dilakukan melalui kerja sama dengan lima bank, yaitu Bank Mandiri, BCA, BRI, BNI, dan Bank DKI. Kerja sama tersebut merupakan implementasi dari kebijakan satu jenis kartu untuk penggunaan semua moda transportasi di Jakarta.

"Produk e-money ini nantinya datang dari konsorsium lima bank yang akan terintegrasi pemakaiannya untuk kopaja, metromini, kereta api, dan transjakarta," kata Jokowi.

Dengan 12 koridor busway, transaksi penjualan tiket transjakarta mencapai 320.000 transaksi per hari. Dengan harga tiket sebesar Rp 3.500 per satu perjalanan, pendapatan yang diperoleh dari transaksi penjualan tiket mencapai Rp 1,12 miliar per hari. "Dengan penunjukan lima bank itu, diharapkan dapat bersama-sama mengimplementasikan e-ticketing transjakarta. Lima bank tersebut juga akan membantu melakukan investasi e-ticketing transjakarta dan sebagai kompensasinya bank dapat memanfaatkan halte bus untuk sarana edukasi dan pemasangan ATM sebagai sarana isi ulang," kata Jokowi.

Dengan demikian, diharapkan transaksi e-ticketing pada tahun 2013 diperkirakan akan mencapai 1 juta transaksi per hari. Jika seluruh harga tiket disetarakan dengan tiket bus transjakarta, pendapatan dari penjualan tiket sebesar Rp 3,5 miliar per hari. Satu bulan akan mendapatkan Rp 105 miliar dan dalam satu tahun minimal diperoleh Rp 1,26 triliun.

Layanan e-ticketing ini akan diuji coba untuk Koridor 1 Blok M-Kota, sedangkan koridor lainnya baru dimulai Februari-April 2013. Penjualan kartu post-launching akan dilakukan di 13 shelter, yaitu Blok M, Dukuh Atas, Sarinah, Harmoni, Kota, Pulogadung, Arion, Utan Kayu, Manggarai, Ragunan, GOR Sumantri, Mampang, dan Kuningan Barat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    27th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.