Kompas.com - 21/01/2013, 22:54 WIB
|
EditorRusdi Amral

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com - Sejumlah aktivis di Lampung menyambut baik kepastian pemajuan jadwal pemilihan Gubernur Lampung di 2013. Ini menyusul akan terbitnya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) terkait pemajuan jadwal pilkada.

"Saya kira ini hal yang melegakan semua pihak. Pelaksanaan pilgub (2013) ada payung hukumnya. Perdebatan soal tafsir undang-undang (pemilu) berakhir dengan munculnya Perppu ini," tutur Rakhmat Husein, Ketua Deputi Politik Partai Rakyat Demokratik (PRD) Lampung, Senin (21/1/2013) malam.

Hari ini, DPR RI dan pemerintah pusat sepakat menerbitkan Perppu yang mengatur bahwa pilkada untuk kepala daerah yang masa jabatannya berakhir 2014 dimajukan ke 2013. Lampung merupakan salah satu dari 43 daerah yang terkena dampak aturan ini.

Selama setahun terakhir, sebelum gagasan Perppu ini dimunculkan, terjadi polemik tak berujung soal jadwal pilgub Lampung. KPU Provinsi Lampung menjadwalkan pilgub dimulai 2013, sementara Pemprov Lampung menolaknya melalui "hak veto" anggaran.

"Saya yakin juga gubernur akan mematuhi keputusan (Perppu) ini karena selama ini yang menjadi alasan gubernur adalah keputusan pemerintah pusat. Dengan demikian, gubernur akan mematuhinya dengan menganggarkan dana pilgub itu," ujar Rakhmat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.