Kompas.com - 18/01/2013, 16:39 WIB
|
EditorFarid Assifa

DENPASAR, KOMPAS.com — Aparat Kepolisian Resor Badung belum menemukan jejak pelaku pembobolan tiga mesin ATM dengan menggunakan las listrik di supermarket Tiara Gatsu, akhir Desember lalu. Untuk mencari titik terang, tiga tim khusus yang dibentuk Polres Badung telah mengirimkan barang bukti CCTV ke Mabes Polri.

"CCTV kita kirim ke Mabes, kita lihat CCTV-nya untuk mengetahui orang yang menarik (uang) terakhir," ujar Kapolres Badung AKBP Komang Suartana seusai mendampingi Kapolda Bali dalam dialog dengan masyarakat Badung di Pantai Petitenget, Kuta Utara, Jumat (18/1/2012).

Selain CCTV, polisi juga menyelidiki barang bukti berupa telepon genggam yang ditemukan di lokasi kejadian. Adapun terkait status tiga satpam Tiara Gatsu, yang bertugas saat pembobolan terjadi, Suartana menegaskan bahwa sejauh ini mereka masih sebatas saksi.

Seperti diberitakan, tiga mesin ATM yakni milik Bank BCA, Bank Permata, dan Bank Danamon yang berada di supermarket Tiara Gatsu di Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali, dibobol maling, Sabtu (29/12/2012) lalu. Pelaku cukup nekat karena merusak mesin ATM menggunakan las listrik.

Dari tiga mesin ATM yang dibobol, pelaku yang diduga lebih dari satu orang ini membawa kabur uang tunai sekitar Rp 500 juta.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.