Kompas.com - 16/01/2013, 18:07 WIB
|
EditorFarid Assifa

BIREUEN, KOMPAS.com -- Puluhan perwakilan guru dari sejumlah organisasi guru melakukan audiensi dengan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen, Rabu (16/1/2013). Mereka menuntut rapel tunjangan yang belum dibayar oleh Pemerintah Kabupaten Bireuen.

Ketua Koalisi Barisan Guru Bersatu (Kobar) Bireuen, M Jafar mengatakan, kedatangan para guru ini adalah untuk meminta kejelasan tentang hak-hak pendidik yang hingga saat ini belum dibayarkan.

"Kami datang menuntut hak kami yang tidak jelas kapan pembayarannya," ungkap Jafar.

Para guru ini hanya diterima Sekretaris DPRK Husaini. Kepada Husaini, mereka berharap tuntutan itu segera dipenuhi, mengingat banyak tunjangan yang tertunda.

Disebutkan Jafar, perwakilan guru yang hadir berjumlah 25 orang berasal dari sejumlah pengurus organisasi guru, di antaranya SIGMA, Forum Guru Independen Indonesia dan PGRI Bireuen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X