Bakau untuk Tahan Abrasi

Kompas.com - 16/01/2013, 04:32 WIB
Editor

Batam, Kompas - Kepulauan Riau memprioritaskan bakau sebagai penahan abrasi di pulau-pulau di provinsi itu. Selain ramah lingkungan, penggunaan bakau bisa menghemat anggaran serta bisa menjadi sumber pendapatan bagi warga.

Menurut Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) M Sani, beberapa pulau di provinsi itu terancam abrasi, intrusi air laut, dan banjir saat pasang laut. Jika semua pulau harus dibuatkan tanggul, dibutuhkan anggaran besar. ”Pembuatan tanggul harus menunggu pemerintah, tidak bisa dilakukan oleh masyarakat sendiri. Karena anggaran terbatas, tidak bisa bangun banyak tanggul,” ujarnya, Selasa (15/1), di Batam, Kepri.

Ancaman itu bisa diatasi dengan bakau. Penanaman bakau dapat dilakukan secara swadaya oleh masyarakat. Hutan bakau dapat berfungsi sama, bahkan lebih baik daripada tanggul beton.

Bakau di pesisir tidak hanya mencegah abrasi dan intrusi air laut ke cadangan air tanah di darat. Hutan bakau bisa menjadi tempat hidup aneka hewan laut yang bisa dijual warga. Sebagian kayunya juga dapat dijadikan bahan bakar atau untuk keperluan lain. ”Wilayah Kepri cocok untuk bakau, tak perlu perlakuan khusus. Namun, perlu keterlibatan masyarakat untuk memastikan bakau terus tumbuh,” ujarnya.

Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Batam Ardi Winata menambahkan, Pemkot Batam menggandeng beberapa kelompok nelayan untuk menanam bakau. Penanaman dilakukan di 125 pulau di Batam. ”Setiap kelompok menanam sekitar 2.000 bibit bakau,” ujarnya.

Di Batam ada 190 kelompok usaha nelayan. Setiap kelompok menanam bakau di tempatnya. ”Bibit dibantu pemerintah,” ujarnya. Batam tahun ini menyebar 14 juta bibit bakau. (RAZ)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.