Kapal Cahaya Samudera II Tenggelam di Tanjung Sie - Kompas.com

Kapal Cahaya Samudera II Tenggelam di Tanjung Sie

Kompas.com - 15/01/2013, 00:10 WIB

KOTA KOMBA, KOMPAS.com - Kapal motor Cahaya Samudera II tenggelam di Tanjung Sie, Laut Waewole, Kelurahan Watu Nggene, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, Senin (14/1/2013) sekitar pukul 02.00 waktu Indonesia Tengah. Kapal milik Abdul Rasid asal Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat yang dinahkodai oleh Hasanudin itu, membawa sembilan anak buah kapal.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan kapal pencari udang lobster ini. Hal itu dijelaskan Kepala Kepolisian Sektor Kota Komba, Ipda Serfolus Tegu. Menurut Tegu, berdasarkan keterangan nahkoda dan kesembilan ABK, kapal itu sudah berlayar empat bulan untuk mencari lobster. Saat kecelakaan, kapal dalam perjalanan hendak kembali ke Sumbawa, membawa hasil tangkapan.

Saat ini, kata Tegu, nahkoda dan sembilan anak buah kapal ditampung di salah satu rumah anggota polisi di sekitar Waewole sambil menunggu proses selanjutnya. "Tadi mereka sudah melapor ke Kantor Kepolisian Sektor Kota Komba terkait dengan musibah tenggelamnya kapal motor. Tadi siang aparat kepolisian sudah mencari di sekitar Tanjung Sie dan Laut Waewole sampai di laut dalam namun, bangkai kapal tidak ditemukan. Di duga, kapal diseret arus deras di bawah Laut Waewole," kata Tegu.

Hasanudin, kepada Kompas.com di Kantor Polsek Kota Komba di Waelengga, menuturkan, kapal Cahaya Samudera II yang dikemudikannya berlabuh di Laut Waewole, tepatnya di Tanjung Sie sekitar pukul 22.00 Wita. Kapal berteduh di Laut Waewole karena cuaca buruk. Lalu, setelah berlabuh tadi malam, turun hujan lebat sekitar pukul 22.30 Wita.

"Kapal berlabuh dengan baik di Tanjung Sie sehingga saya dan sembilan anak buah kapal tidur. Saya bangun sekitar pukul 01.30 Wita subuh dan melihat ke laut Waewole bahwa air laut sedang kabur. Saya bangunkan anak buah kapal agar kapal dilarikan ke tengah sekitar pukul 02.00 Wita subuh. Lalu salah satu anak buah kapal berteriak air masuk, air masuk. Di luar masih hujan deras disertai angin kencang dan gelombang," tuturnya.

Hasanudin menjelaskan, setelah air masuk di seluruh bagian bawah kapal, dia memerintahkan anak buah kapal untuk membuka tali di Sampan Tondang agar semua lari ke sampan tersebut.

"Syukur kami semua selamat dan kapal lamban laut tenggelam. Setelah itu ada kapal nelayan di sekitar Waewole yang sedang memancing ikan membantu menyelamatkan kami ke darat di Kampung Waewole," kata Hasanudin.

Hasanudin menyayangkan, ada kapal di sekitar Laut Waewole yang dimintai tolong untuk menarik kapal kala masih terlihat, tetapi mereka tidak bersedia. Mereka takut kapal-kapal milik mereka juga ikut terseret oleh kapal yang sudah tenggelam. "Bobot kapal motor Cahaya Samudera II 6-7 ton. Dan di dalam kapal yang tenggelam sudah ada hasil tangkapan udang lobster sebanyak 200 ton. Perkiraan kerugiaan dari musibah itu adalah Rp 200 juta," tutur Hasanudin.


EditorGlori K. Wadrianto
Komentar

Terkini Lainnya

Berita Populer: George HW Bush Kritis, hingga Teknologi Siluman pada Pesawat Tempur China

Berita Populer: George HW Bush Kritis, hingga Teknologi Siluman pada Pesawat Tempur China

Internasional
Hakim Anggap Gamawan Fauzi dan Sejumlah Mantan Anggota DPR Turut Terima Uang E-KTP

Hakim Anggap Gamawan Fauzi dan Sejumlah Mantan Anggota DPR Turut Terima Uang E-KTP

Nasional
Setelah Setya Novanto, Siapa Aktor Besar yang Dapat Giliran Berikutnya?

Setelah Setya Novanto, Siapa Aktor Besar yang Dapat Giliran Berikutnya?

Nasional
Wilayah di Jakarta dan Sekitarnya yang Diprediksi Hujan Hari Ini

Wilayah di Jakarta dan Sekitarnya yang Diprediksi Hujan Hari Ini

Megapolitan
Rumahnya Dibakar Pasca-kerusuhan, Bupati Pegunungan Bintang Angkat Bicara

Rumahnya Dibakar Pasca-kerusuhan, Bupati Pegunungan Bintang Angkat Bicara

Regional
Jenazah Dosen Palestina yang Tewas di Malaysia Segera Dipulangkan

Jenazah Dosen Palestina yang Tewas di Malaysia Segera Dipulangkan

Internasional
Terpopuler: Setya Novanto Diganjar 15 Tahun Bui dan Pelajar SMP Menikah

Terpopuler: Setya Novanto Diganjar 15 Tahun Bui dan Pelajar SMP Menikah

Nasional
3 Hal Menarik dari Pertemuan Gubernur Anies dan Presiden Turki Erdogan

3 Hal Menarik dari Pertemuan Gubernur Anies dan Presiden Turki Erdogan

Megapolitan
Mengenal Engkus, Penyandang Disabilitas Asal Sukabumi yang Jadi Tutor Bahasa Inggris

Mengenal Engkus, Penyandang Disabilitas Asal Sukabumi yang Jadi Tutor Bahasa Inggris

Regional
Israel Kembali Batalkan Rencana Mendeportasi Ribuan Migran Afrika

Israel Kembali Batalkan Rencana Mendeportasi Ribuan Migran Afrika

Internasional
Kisah Arisan Mama Gaul, Teman Baik Pun Ditipu

Kisah Arisan Mama Gaul, Teman Baik Pun Ditipu

Regional
Israel Ancam Bakal Serang Sistem Pertahanan Milik Suriah

Israel Ancam Bakal Serang Sistem Pertahanan Milik Suriah

Internasional
Kerahkan Ratusan Polisi di Pulau Bocaray, Duterte Dianggap Berlebihan

Kerahkan Ratusan Polisi di Pulau Bocaray, Duterte Dianggap Berlebihan

Internasional
PKB Nilai Belum Ada Figur Capres yang Tepat Diusung Poros Ketiga

PKB Nilai Belum Ada Figur Capres yang Tepat Diusung Poros Ketiga

Nasional
Kalla Jamin Indonesia Tampung 76 Orang Rohingya yang Terdampar di Aceh

Kalla Jamin Indonesia Tampung 76 Orang Rohingya yang Terdampar di Aceh

Nasional

Close Ads X