Kompas.com - 06/01/2013, 14:49 WIB
Penulis Ahmad Arif
|
EditorAgus Mulyadi

JAKARTA, KOMPAS.com - Gunung Raung di Banyuwangi, Jawa Timu, namun material erupsi tidak sampai keluar kawah dan tidak membahayakan masyarakat sekitarnya.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Surono, mengatakan, pengamatan yang dilakukan terhadap Gunung Raung pada Minggu (6/1/2013) dari pukul 00.00-12.00 WIB memperlihatkan asap kelabu dengan tekanan lemah muncul hingga ketinggian 300 meter dari kawah.

Pada malam hari terlihat sinar api di sekitar kawah, dan sekali-sekali terdengar suara gemuruh.

Pantauan seismik menunjukkan 75 kali gempa atau getaran tremor dengan amplituda maksimum 32 mm. Lama gempa sekitar 36-3848 detik.

"Kami rekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Raung agar tetap tenang. Betul suara gemuruh merupakan erupsi Gunung Raung, namun material erupsi jatuh ke dalam kawah yang luas dan dalam, tidak keluar kawah," katanya.

Surono menjelaskan, sinar api merupakan partikel udara yang terbakar oleh material erupsi yang sangat panas. "Pada siang hari sinar api tidak tampak karen kalah dengan sinar matahari," katanya.

Menurut Surono, hingga kini erupsi Raung tidak membahayakan pemukiman dan aktivitas masyarakat di sekitarnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X