Kompas.com - 05/01/2013, 16:36 WIB
|
EditorNasru Alam Aziz

SEMARANG, KOMPAS.com — Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, ruwatan mobil listrik Tucuxi miliknya di Kota Solo, Jawa Tengah, bertujuan untuk menghindari fitnah. Namun, Dahlan enggan menjelaskan lebih lanjut mengenai fitnah apa yang dimaksud.

Dahlan mengungkapkan hal itu seusai syuting iklan Tolak Angin di pabrik jamu PT Sido Muncul, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (5/1/2013). "Mobil listrik mau saya ruwat, biar tidak difitnah. Pokoknya supaya tidak difitnah," ujarnya.

Sebelumnya, Danet Suryatama, pencipta mobil listrik tersebut, menuding Dahlan membongkar mobil ciptaannya. Danet merasa dirugikan atas hal tersebut. "Mana mungkin saya membongkar mobil itu? Saya kan ada di Blora. Jangan tanya sama saya," tuturnya.

Mengenai kemungkinan mobil listrik itu diproduksi masal, Dahlan mengatakan hal itu tidak mungkin. Harga mobil itu mencapai Rp 1,5 miliar per unit. Sehingga walaupun produsennya ada, peminatnya pasti sangat sedikit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.