Kompas.com - 03/01/2013, 16:53 WIB
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasangan suami istri A (50) dan L (54), dilanda kegelisahan. Bagaimana tidak, enam hari sudah, RI (11), putri bungsu dari enam bersaudara terbaring koma di ruang Intensive Care Unit (ICU) RS Persahabatan. RI demam tinggi disertai kejang-kejang. Diduga, ia merupakan korban kekerasan seksual.

A menuturkan, kondisi fisik putri bungsunya tersebut kian menurun sejak satu bulan terakhir. Orangtua serta kakak RI pun mencoba berobat ke Puskesmas dekat rumahnya di Rawa Bebek, Cakung, Jakarta Timur. Namun, upayanya tidak kunjung membuahkan hasil. RI tetap demam tingi.

Beberapa hari kemudian, A mencoba membawa RI ke dokter spesialis anak yang bertugas dekat permukimannya. RI divonis gejala tipes dan butuh perawatan intensif untuk menyelematkan jiwanya. Tanggal 29 Desember 2012 lalu, kondisi RI menurun drastis. Ia pun dibawa ke RS Persahabatan melalui Instalasi Gawat Darurat.

"Pas anak saya masuk dan diperiksa, katanya ada yang melakuin. Anak ibu sudah nggak suci lagi, gitu katanya," ujarnya saat memberikan testimoni kepada sejumlah wartawan di RS Persahabatan, Kamis (3/1/2013) siang.

Mendapati informasi demikian, perasaan A, terutama sang ayah, L, yang berprofesi sebagai pemulung, kalut. Sang ibunda pun mencoba mengingat-ingat momen-momen yang terlewat tentang sang anak beberapa waktu terakhir. Sejak sekitar sebulan terakhir, RI memang kerap berperilaku aneh. Perangai bocah kelas 5 SD itu berubah dari ceria menjadi murung dan pendiam.

Perilaku RI berubah seiring dengan turunnya kondisi fisiknya. Berat badannya juga menurun hingga akhirnya RI masuk ruang pembaringan. Memperkuat Dugaan Dugaan bahwa sang puteri mengalami tindakan kekerasan seksual semakin kuat. Pasalnya, selain murung, pendiam serta terjadi penurunan kesehatan, A sempat mendapati RI mencuci celana dalamnya sendiri secara sembunyi-sembunyi di kamar mandi rumah kontrakannya.

"Anak saya nggak pernah cerita. Dia ke kamar mandi celananya dikucekin sendiri saja. Saya lihat seperti ada putih-putih, saya nggak tahu itu apaan," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apalagi, saat pemeriksaan pertama di ICU RS Persahabatan, dokter mendiagnosa terdapat luka berat pada kelamin korban. Hingga kini, RI masih terbaring tak berdaya di RS Persahabatan. Dokter terpaksa membiusnya agar proses pengobatan bocah malang itu semakin mudah.

Meski diduga kuat menjadi korban tindakan kekerasan seksual, pihak keluarga tak memiliki kecurigaan terkait siapa pelaku yang dengan keji melakukan aksi amoralnya tersebut. Oleh sebab itu, didampingi oleh Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), keluarga akan melaporkan dugaan itu ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Jakarta Timur, Jumat (4/1/2013) esok.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.