Tiga Mayat Ditemukan di dalam Mobil Altis - Kompas.com

Tiga Mayat Ditemukan di dalam Mobil Altis

Kompas.com - 31/12/2012, 14:55 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com- Menjelang tutup tahun 2012, kota Pekanbaru, Riau, digegerkan peristiwa penemuan tiga mayat dalam sebuah mobil sedan jenis Corolla Altis dengan nomor polisi B 8742 GV di Jalan Pangeran Hidayat.

Kematian tiga orang yang diduga berasal dari luar kota Pekanbaru itu diperkirakan sudah lebih dari 10 jam dan baru dievakuasi oleh anggota Kepolisian Resor Kota Pekanbaru pada Senin (31/12/2012) dinihari tadi.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada mayat itu. Kemungkinan kematian disebabkan keracunan asap dari alat pendingin AC di mobil," ujar kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Ajun Komisaris Arief Fajar Satria hari Senin siang.

Arief mengungkapkan, pihaknya menerima informasi dari masyarakat setempat yang melihat sebuah mobil berhenti di pinggir jalan. Mobil itu berhenti di tempat itu, dalam waktu sangat lama dan seluruh kacanya tertutup. Warga yang curiga, mulai melihat ke dalam mobl. Di dalam mobil itu terlihat tiga orang dalam posisi seperti tertidur. Namun setelah dilihat lebih lama, tidak ada gerakan dari ketiganya.

Warga akhirnya curiga dan melaporkan kondisi mobil itu kepada polisi. Ketika pintu dibuka, tiga orang itu sudah dalam kondisi membujur kaku.

Dari tanda pengenal di tubuh korban, seorang bernama Syafrida Musa (42), warga Desa Meunasah Pulo, Aceh yang ditemukan di kursi sopir. Seorang lagi bernama Munasir (41), yang diduga sebagai pemilik kendaraan. Munasir tinggal di Lorong Rh Gaung Desa Tanjung Selamat, Aceh. Korban lainnya seorang remaja yang diperkirakan berumur 15 tahun.

"Dari KTP-nya, status Munasir pegawai negeri sipil. Korban yang remaja, kemungkinan adalah anak Munasir," kata Arief. Tiga mayat itu, kata Arief, sudah dibawa ke RS Bhayangkara Pekanbaru untuk dilakukan visum.


EditorMarcus Suprihadi
Komentar

Terkini Lainnya

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Internasional
Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Nasional
Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Regional
Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Internasional
Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Nasional
Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Internasional
Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Internasional
Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Nasional
Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Regional
Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Regional
Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Nasional
Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Regional
Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Internasional
Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Internasional
Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Regional

Close Ads X