Kompas.com - 31/12/2012, 10:41 WIB
Editoryunan

JAKARTA, KOMPAS.com - Banjir besar tetap berpotensi terjadi terutama di wilayah Jakarta dan sekitarnya memasuki Januari 2013 ini. Badai atau siklon tropis saat ini beralih ke selatan khatulistiwa dan berpotensi makin kuat menarik seruak dingin dari daratan Asia yang masih mengalami musim dingin ekstrem.

”Seruak dingin (cold surge) jika terbentuk akan menimbulkan awan dengan lapisan tebal dan meluas. Hujan yang turun akan berdurasi lebih lama,” kata Kepala Pusat Informasi Meteorologi Publik pada Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Mulyono Prabowo, Minggu (30/12/2012), di Jakarta.

Pada pekan lalu terjadi siklon tropis Wukong dari perairan timur Filipina menuju Laut China Selatan dan meluruh pada hari Jumat. Pada hari Sabtu disusul siklon tropis Mitchell di Samudra Hindia, perairan Australia bagian barat laut.

Berdasarkan analisis BMKG pada Minggu pukul 07.00 WIB, siklon tropis Mitchell berada di koordinat 21,1 Lintang Selatan dan 110,2 Bujur Timur. Ini berjarak 1.480 kilometer sebelah barat daya Denpasar, Bali.

Arah gerak siklon ke selatan dengan kecepatan pusat siklon sekitar 20 kilometer per jam. Kecepatan angin maksi- mum mencapai 65 kilometer per jam.

”Intensitas siklon tropis Mitchell cenderung menurun dalam 24 jam ke depan dengan pergerakan menjauhi wilayah Indonesia. Akan tetapi, pola tekanan rendah yang bisa menjadi siklon berikutnya sudah ada,” kata Mulyono.

Hujan deras

Dampak siklon tropis Mitchell di Indonesia adalah hujan deras di wilayah Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Bangka Belitung, Jawa Barat bagian selatan, Jawa Tengah, Jawa Timur bagian barat, dan Nusa Tenggara Timur. Gelombang laut dengan ketinggian lebih dari 3 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia sebelah barat Padang, perairan Kepulauan Mentawai, dan perairan barat Lampung.

Menurut Kepala Pusat Perubahan Iklim dan Kualitas Udara BMKG Edvin Aldrian, kewaspadaan terhadap hujan lebat dengan durasi panjang akibat seruak dingin Siberia (daratan Asia) harus ditingkatkan. Sebelumnya, seruak dingin Siberia itu dinetralkan oleh siklon tropis Wukong di Laut China Selatan.(NAW)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.