Kompas.com - 24/12/2012, 21:34 WIB
|
EditorFarid Assifa

TASIKMALAYA, KOMPAS.com -- Seorang gadis ABG sebut saja Mawar (16) asal Cineam, Kabupaten Tasikmalaya mengaku digagahi salah seorang dukun di kampungnya sampai hamil empat bulan. Korban pun melaporkan dukun berinisial Su (50) ke Polsek Cineam, Tasikmalaya, karena melarikan diri saat diminta pertanggungjawaban.

Kepala Polsek Cineam AKP Suharto menjelaskan, sesuai laporan korban, tersangka yang dipercaya sebagai dukun awalnya diminta keluarga korban untuk mengobati anaknya yang selalu sakit perut sekitar empat bulan yang lalu. Saat itu, tersangka meminta korban untuk diobati di kamarnya.

Nah, di kamar itulah, tersangka menjalankan aksi bejatnya. Tersangka membohongi korban bahwa sakit perutnya akan sembuh jika berhubungan badan.

"Kejadian di rumah korban, saat pelapor dan terlapor di kamar yang bermodus pengobatan alternatif," jelas Suharto kepada wartawan, Senin (24/12/2012) siang.

Korban yang masih di bawah umur itu, baru melapor ke polisi Jumat (21/12/2012). Sampai hari ini, kata Suharto, pihaknya masih mengejar pelaku karena melarikan diri ke luar daerah.

"Sudah ada unsur kejahatan kepada anak di bawah umur, pelaku sempat mengancam tersangka untuk tidak melaporkan kejadian pencabulan ini," katanya.

Tersangka dijerat Undang-Undang 23 Tahun 2002 tentang Perempuan dan Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal hukuman penjara selama delapan tahun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.