Kompas.com - 18/12/2012, 14:58 WIB
Penulis Harry Susilo
|
EditorRusdi Amral

SURABAYA, KOMPAS.com — Organisasi Muhammadiyah mendorong para pekerja seks komersial yang beroperasi di kawasan lokalisasi Bangun Sari dan Tambak Asri, Kecamatan Krembangan, Surabaya, agar beralih profesi. Oleh karena itu, Muhammadiyah memberikan bantuan modal dan pembinaan kepada pekerja seks komersial (PSK) di kawasan tersebut untuk berwiraswasta.

Para PSK ini difasilitasi untuk berjualan di warung kopi dan jajanan. "Para PSK ini sebenarnya memiliki niat untuk kembali ke jalan yang baik dan benar, tetapi karena keadaan dan alasan ekonomi sehingga terpaksa seperti itu," ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsudin saat mengunjungi kawasan lokalisasi Tambak Asri, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (18/12/2012).

Dalam kunjungannya, Din menyempatkan berdialog dengan para PSK. Din menambahkan, sudah menjadi kewajiban bagi pemerintah, masyarakat, dan organisasi seperti Muhammadiyah untuk melepaskan para PSK dari belenggu dunia maksiat.

Din juga mengimbau para pengusaha agar mau menyisihkan sebagian keuntungan untuk membantu para PSK di kawasan ini guna mengubah kehidupan dan masa depan mereka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.