Kompas.com - 17/12/2012, 20:12 WIB
|
EditorTjahja Gunawan Diredja

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com - Pelaksanaan pemilihan gubernur Lampung tahun 2013 dinilai  terlalu dipaksakan. Pilgub Lampung paling cepat bisa dilaksanakan tahun 2014.

Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Provinsi Lampung Marwan Cik Asan mengomentari soal polemik jadwal pilgub Lampung, Senin (17/12/2012). "Saya rasa semua pihak terkait semestinya menghormati kesepakatan yang dihasilkan di Sheraton beberapa waktu lalu. Ini memang bukan sebuah keputusan, tetapi kesepakatan bersama yang dilandasi pertimbangan fakta yang ada," tuturnya.

Pertemuan di Hotel Sheraton awal Desember lalu yang difasilitasi Kementerian Dalam Negeri menyepakati pilgub Lampung tidak bisa dilaksanakan tahun 2013 dengan berbagai pertimbangan.

Menurut dia, pilgub 2013 sulit dilaksanakan mengingat Rancangan APBD Lampung 2012 telah ditetapkan. Dalam Rancangan APBD ini, Pemprov dan DPRD Lampung tidak menganggarkan dana pilgub.

"Sekarang itu (Rancangan APBD 2013) tinggal menunggu evaluasi dari Kemendagri," tuturnya. Ia menjelaskan, dalam paripurna pengesahan APBD 2013 Provinsi Lampung beberapa waktu lalu, mayoritas fraksi di DPRD Lampung tidak mendukung pilgub tahun  2013. "Dari 9 fraksi, enam fraksi tidak membahas soal pilgub sedikit pun. Sementara, enam fraksi mengapresiasi kesepakatan di Hotel Sheraton yang menyetujui pilgub tidak bisa dilaksanakan di 2013," paparnya.

Untuk itu, mengingat fakta dan kondisi yang ada, ia menilai, pilgub Lampung baru bisa dilaksanakan setidaknya di 2014.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.