Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 17/12/2012, 11:26 WIB
Penulis Frans Sarong
|
EditorMarcus Suprihadi

KUPANG, KOMPAS.com- Setelah sempat terjebak dalam polemik bertensi tinggi, calon Gubernur Nusa Tenggara Timur dari Partai Golkar, Ibrahim Agustinus Medah akhirnya menerima surat keputusan (SK) pengukuhan dirinya berpasangan dengan Emanuel Melkiades Lakaleda dari DPP Partai Golkar di Jakarta, Kamis (13/12/2912).

Pasangan itu sedianya berpadu dengan tagline Tulus. "Saya sudah menerima SK-nya dan kami segera menggelar deklarasinya, Kamis (21/12/2012) ini. Deklarasinya akan berlangsung di Kota Kupang," jelas Medah melalui telepon genggamnya, Senin (17/12/2012) pagi.

Proses penetapan pasangan calon gubernur/wakil gubernur NTT dari Golkar memang sempat terjebak dalam suasana janggal, diduga kuat terkait pilihan sosok calon wakilnya.

Sebagaimana ramai diberitakan berbagai media, Medah bersama jajaran DPD I dan mayoritas DPD II Golkar di NTT sepakat mengusung Hugo Rehi Kalembu sebagai calon wakilnya. Namun DPP Golkar di Jakarta justru menyandingkan Medah dengan Lakalena.

"(Polemik) sudah selesai, saya menerima Pak Lakalena," tutur Medah yang kini Ketua DPRD NTT dan juga Ketua DPD Golkar NTT.

Medah secara resmi menerima SK pengukuhan dirinya yang berpasangan dengan Lakalena, dalam suatu pertemuan yang dimpimpin Sekjen DPP Golkar, Idrus Marham di Jakarta, Kamis malam lalu. Pertemuan itu dihadiri antara lain Bendahara Umum DPP Golkar Setya Novanto dan Koordinator Golkar NTT Melchias Markus Mekeng.

Pada saat itu juga, Medah sempat melakukan pertemuan empat mata dengan Lakalena di tempat yang sama. Lakalena yang kini berusia 35 tahun adalah kader muda Golkar. Menurut Medah, keikutsrtaan Lakalena dalam ajang pemilihan gubernur adalah bukti bahwa Golkar adalah partai kader yang selalu membuka pintu bagi kader muda potensialnya menjadi pempimpin.

"Waktu pemilihannya sudah dekat (18 Maret 2013). Saya mengajak seluruh jajaran Golkar bersama masyarakat NTT terutama kelompk generasi mudanya mendukung saya bersama Pak Lakalena menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur NTT periode 2013-2018," tambahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.