Kompas.com - 13/12/2012, 15:08 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com- Unjuk rasa massa Gerakan Masyarakat Lampung Bersatu (GMLB) di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum Lampung, Kamis (13/12/2012), diwarnai kericuhan.

Kericuhan terjadi ketika mobil pikap berpenggerak empat roda yang dibawa para pengunjuk rasa mencoba menabrak pagar di halaman depan Kantor KPU Provinsi Lampung. Sontak, polisi memasang barikade di belakang pagar.

Kepala Bagian Operasional Polresta Bandar Lampung Komisaris Syaiful Wahyudi berang melihat aksi nekat pengunjuk rasa. "Kalian ini sudah menyalahi kesepakatan. Katanya mau aksi damai, kok malah seperti ini," hardik Syaiful kepada pengendara pikap yang mencoba merobohkan pagar Kantor KPU Provinsi Lampung.

Tak lama kemudian, pengunjuk rasa mengurungkan niatnya. Perwakilan mereka lalu dipanggil untuk beraudiensi dengan anggota KPU Provinsi Lampung Firman Seponada. Di tengah audiensi ini, sejumlah pengunjuk rasa sempat "menyegel" pintu utama Kantor KPU.

Mereka memasang plang kayu di depan pintu itu, sehingga akses masuk tertutup. Namun, setelah pengunjuk rasa bubar, plang kayu ini dibongkar polisi, sehingga pintu bisa lagi digunakan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.