Kompas.com - 13/12/2012, 02:53 WIB
Penulis Imanuel More
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com Pasangan Ratna Aprianti (22)-Suhendra tak putus menyunggingkan senyum dan memancarkan rona bahagia menyambut kehadiran anak pertama mereka. Kegembiraan mereka bukan lantaran bayi berjenis kelamin perempuan itu lahir di tanggal unik 12-12-12, melainkan karena proses kelahiran yang terhitung lancar.

"Tiba-tiba sudah keluar, padahal baru sekali ngejan. Enggak terasa bayinya udah keluar sendiri," tutur Ratna sambil tersenyum mengisahkan proses kelahiran putrinya, saat ditemui wartawan di Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati, Jakarta Selatan, Rabu (12/12/2012). Ia mengaku tak sempat merasakan rasa sakit berlebihan yang biasanya dialami kaum hawa saat melahirkan.

Suhendra, sang suami, pun sempat terkejut lantaran proses kelahiran yang lancar dan cepat. "Alhamdulillah, senang banget istri saya nggak ada masalah waktu melahirkan. Saya lagi ke apotik untuk nebus obat. Pas kembali saya lihat anaknya udah menangis," ujar karyawan PT GSPE, Serpong, Tangerang itu.

Hendra mengatakan, ia dan istri sama sekali tidak menyadari, apalagi merencanakan kelahiran di tanggal unik. Keistimewaan data kelahiran baru disadari warga Bojong Sari, Sawangan, Depok itu, saat mengisi formulir kelahiran anak. "Saya baru sadar pas ngisi formulir. Kok tanggalnya 12, bulan 12, tahun 2012 ya," ungkap Hendra.

Keterkejutan sempat dirasakan Ratna dan Hendra. Pasalnya, dalam empat kali melakukan USG, mereka mendapat keterangan bahwa bayi mereka berjenis kelamin laki-laki. "Ternyata lahirnya perempuan, alhamdulillah, kaget tapi bahagia," ujar Ratna yang masih menampakkan rona kelelahan, di ruang Kelas III Instalasi Rawat Inap A, Gedung Teratai Putih, RS Fatmawati.

Meskipun bayi seberat 3 kilogram dengan panjang 50 sentimeter itu terlahir di tanggal istimewa, Ratna dan Hendra tidak terlalu berharap ada keberuntungan khusus yang menaungi keluarganya. Keduanya hanya berharap, bayi mereka dapat tumbuh sehat dan menjadi anak yang berguna. "Enggak harap macam-macam kok. Mudah-mudahan sehat dan jadi anak yang soleha, berguna buat keluarga dan masyarakat, itu aja," kata Ratna.

Yuri, Kepala Bagian Humas RSUP Fatmawati, mengatakan, hingga sore tadi telah lahir delapan anak, termasuk bayi dari Ratna, di rumah sakit tersebut. Tiga di antara mereka berjenis kelamin laki-laki. Tiga bayi dilahirkan melalui operasi caesar, dan satu bayi lagi melalui bantuan extraction vacuum. Bayi-bayi lainnya terlahir melalui proses normal. "Tidak ada yang melalui permintaan khusus atau disengaja lahir di hari ini. Semuanya karena memang sudah waktunya melahirkan," kata Yuri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.