Tenaga Surya Solusi Kelistrikan Karimunjawa

Kompas.com - 11/12/2012, 03:17 WIB
Editor

Jepara, Kompas - Pembangkit listrik tenaga surya menjadi pilihan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mengatasi kelistrikan di Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara.

Kepala Balai Energi dan Sumber Daya Mineral Wilayah Kendeng-Muria Imam Nugraha, Senin (10/12), mengatakan, pada tahun 2012, pemerintah telah membangun 122 unit pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) untuk menerangi jalan umum di Karimunjawa. Dana pembangunan dari APBD Jawa Tengah itu senilai Rp 3,8 miliar.

Ke depan, pemerintah akan menyediakan instalasi PLTS komunal berkapasitas 20 kilowatt jam (kWh). PLTS senilai Rp 4 miliar itu cukup untuk menyuplai tenaga listrik 100 unit rumah penginapan wisatawan selama 24 jam. ”Namun, kendalanya, kami belum mempunyai lahan untuk instalasi karena lahan di Karimunjawa milik masyarakat. Lahan yang dibutuhkan 300 meter persegi,” ujarnya.

Untuk jangka panjang, Imam menambahkan, pemerintah akan membangun jaringan kabel bawah laut dari Jepara-Karimunjawa sepanjang 90 kilometer. Biaya yang dibutuhkan adalah sekitar Rp 30 miliar.

Camat Karimunjawa Nuryanto mengaku, selama ini, listrik tenaga diesel berkapasitas 500 kWh hanya mampu menerangi Karimunjawa selama 12 jam. Biaya listrik itu juga mahal, yaitu Rp 2.500 per kWh, padahal listrik di Jepara Rp 250 per kWh.

Sementara itu, Vitara, perwakilan Asosiasi Biro Perjalanan Indonesia (Asita) Solo Raya, yang berkunjung ke Karimunjawa berharap Karimunjawa mempertahankan alam yang natural.

PT PLN (Persero) Distribusi Bali terpilih sebagai proyek percontohan enterprise asset management (EAM) di Indonesia. Ini merupakan proyek yang mengimplementasikan sistem pengelolaan manajemen aset, antara lain, untuk pengambilan keputusan akurat dan cepat serta sistem pemonitoran terbaik.

Hal itu dikatakan Direktur Operasi Jawa-Bali Ngurah Adnyana di Denpasar, Senin. Minimnya pemadaman sepanjang tahun daripada daerah lain menjadi alasan proyek pertama di PLN Distribusi Bali. (HEN/AYS)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X