Cegah PNS Keluyuran Saat Jam Kerja

Kompas.com - 06/12/2012, 18:03 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

BANJARNEGARA, KOMPAS.com - Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah dilarang keluyuran pada jam kerja. Seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah atau SKPD harus mampu membagi rata tugas-tugas kepada seluruh pegawainya guna mendukung efektivitas pelayanan birokrasi di tengah moratorium pengangkatan PNS.

Wakil Bupati Hadi Supeno, Kamis (6/12/2012) mengingatkan, arah kebijakan moratorium kepegawaian yang ditempuh pusat adalah sebagai upaya untuk membuat kepegawaian menjadi ramping. Tentu maksudnya agar organisasi lebih cepat dan lincah gerakannya.

"Harapan saya, upaya perampingan ini diikuti juga dengan upaya untuk menyejahterakan para pegawai" katanya.

Akibat dari moratorium memang terasa pada Pemkab, karena menjadi kekurangan pegawai. Namun, dengan efisiensi kendala tersebut diyakini dapat teratasi.

"Pedoman saya mudah, jangan sampai ada pegawai kluyuran pada jam kerja. Upayakan semua staf mengerjakan tugas yang ada di kantor. Jangan sampai ada staf sampai tidak ada tugas karena tugas hanya dibebankan kepada pegawai yang kita sukai saja Hingga mendorong pegawai yang nganggur tersebut kluyuran. Karena itu, efisiensi yang kedua adalah membagi habis tugas." katanya.

Selain itu harus ada prinsip kompensasi yang terdiri dari pemberian penghargaan dan hukuman. Mengenai kompensasi ini, lanjutnya, hal ini secara jelas diatur dalam aturan pegawaian karena itu wajib diberkan kepada pegawai sesuai dengan haknya.

"Jangan terjebak pada anggapan sempit bahwa yang kompensasi harus diartikan uang, karena kompensasi ini juga bisa berarti kenaikan pangkat, dan penghargaan lainnya," ungkapnya.

Sedangkan untuk pelaksanaan hukuman, dia berharap setiap pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) harus berani mengambil tindakan sesuai aturan yang berlaku. Jangan sampai semua masalah diserahkan Badan Kepegawaian Daerah. 

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terungkap, Motif Pembunuhan PSK Online di Hotel di Sleman

Terungkap, Motif Pembunuhan PSK Online di Hotel di Sleman

Regional
Berusia 84 Tahun, Nenek Ini Jadi Pasien Tertua yang Sembuh dari Covid-19 di Ambon

Berusia 84 Tahun, Nenek Ini Jadi Pasien Tertua yang Sembuh dari Covid-19 di Ambon

Regional
Ayah Perkosa Anak Gadisnya hingga Hamil, Modus Cek Keperawanan, Terungkap setelah Melapor ke Ibu

Ayah Perkosa Anak Gadisnya hingga Hamil, Modus Cek Keperawanan, Terungkap setelah Melapor ke Ibu

Regional
Seorang Ibu Tewas Ditusuk Tetangga, Diduga Persoalan Batas Tanah

Seorang Ibu Tewas Ditusuk Tetangga, Diduga Persoalan Batas Tanah

Regional
Remaja 19 Tahun Jadi Tersangka, Jual 167 Ekor Burung Cucak Hijau yang Dilindungi

Remaja 19 Tahun Jadi Tersangka, Jual 167 Ekor Burung Cucak Hijau yang Dilindungi

Regional
Risma Blusukan ke RS Temui Cleaning Service hingga Tenaga Medis, Ini yang Dilakukan

Risma Blusukan ke RS Temui Cleaning Service hingga Tenaga Medis, Ini yang Dilakukan

Regional
Klaster Jemaat HOG di Batam Bertambah, Satu Keluarga Terjangkit Corona

Klaster Jemaat HOG di Batam Bertambah, Satu Keluarga Terjangkit Corona

Regional
Terduga Teroris yang Ditangkap di Mempawah Dapat Informasi ISIS dari Media Sosial

Terduga Teroris yang Ditangkap di Mempawah Dapat Informasi ISIS dari Media Sosial

Regional
Jenazah Pria Tergeletak di Bawah Jembatan Kurung Ogan Ilir

Jenazah Pria Tergeletak di Bawah Jembatan Kurung Ogan Ilir

Regional
Gubernur Sumbar Minta Aplikasi Injil Bahasa Minang Dihapus, Ini Penjelasan Kepala Dinas

Gubernur Sumbar Minta Aplikasi Injil Bahasa Minang Dihapus, Ini Penjelasan Kepala Dinas

Regional
Beralasan Cek Keperawanan, Ayah Perkosa Anak hingga Hamil

Beralasan Cek Keperawanan, Ayah Perkosa Anak hingga Hamil

Regional
Kembali Masuk Kerja, Ini Langkah ASN Pemprov Jateng Sambut “New Normal”

Kembali Masuk Kerja, Ini Langkah ASN Pemprov Jateng Sambut “New Normal”

Regional
Dua Petani di Poso Tewas, Diduga Korban Salah Tembak

Dua Petani di Poso Tewas, Diduga Korban Salah Tembak

Regional
Terapkan Protokol Covid-19, Sulut Siap Gelar Pilkada Serentak 2020

Terapkan Protokol Covid-19, Sulut Siap Gelar Pilkada Serentak 2020

Regional
Ini Kronologi Lengkap 'Cool Box' Sampel 'Swab' PDP Covid-19 Dibawa Kabur Warga di Makassar

Ini Kronologi Lengkap "Cool Box" Sampel "Swab" PDP Covid-19 Dibawa Kabur Warga di Makassar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X