Kompas.com - 26/11/2012, 19:39 WIB
|
EditorFarid Assifa

DENPASAR, KOMPAS.com - Mantan Bupati Buleleng, Bali, Putu Bagiada, terdakwa kasus dugaan korupsi dana pungutan pajak bumi dan bangunan (PBB) senilai Rp 1,6 miliar menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Denpasar, Senin (26/11/2012).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Wayan Suandi menjerat terdakwa dengan pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Tipikor dengan ancaman hukuman maksimal selama 20 tahun penjara. "Terdakwa dinilai telah merugikan negara sebesar Rp 1,6 miliar karena telah menerima upah pungut PBB dalam dua periode," ujar JPU Suandi saat membacakan dakwaannya.

Periode pertama yakni selama kurun waktu 2005-2007, terdakwa menerima bagian sebesar 40 persen. Sementara pada periode kedua masa kepemimpinannya 2008-2011, terdakwa menerima bagian sebesar 30 persen.

Tak hanya Bagiada, Kadispenda dan Sekda pun ikut "kecipratan" uang korupsi tersebut. Mereka akan segera menjalani sidang dalam berkas terpisah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.