Kesepakatan Adat Hentikan Kerusuhan di Barong Tongkok

Kompas.com - 26/11/2012, 18:34 WIB
|
EditorRusdi Amral

KUTAI BARAT, KOMPAS.com -  Kesepakatan perdamaian secara hukum adat untuk mengakhiri kerusuhan yang sempat terjadi di Barong Tongkok, hingga meresahkan masyarakat Kutai Barat, Kaltim, dilakukan Senin (26/11/2012).

Pembacaan kesepakatan dilakukan oleh Bupati Kubar Ismael Thomas, di auditorium kompleks kantor bupati. Pemilik Agen Penjual Minyak Solar (APMS) CV Benuaq Indah Maju, H Taher yang diwakili H Zainuddin Thaib selaku Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kubar, bertindak sebagai pihak pertama. Dan, Ameng selaku pihak kedua.

Pihak pertama bersedia membayar denda secara hukum adat Rp 300 juta. Namun denda ini tidak menggugurkan hukum positif sesuai aturan undang-undang. Penandatanganan disaksikan Kapolres Kubar Ajun Komisaris Besar Handoyo, Dandim 0912 Letkol Inf Agus, Ketua Sempekat Tonyooi Benuaq (STB) Sahadi, Presidium Dewan Adat Kubar diwakili Sabang, dan pejabat eselon II pemkab.

Kesepakatan secara adat itu dinamakan rurant. Kedua pihak, dan sejunlah pihak yang menyaksikan, mengoleskan campuran telur ayam kampung dan tepung tawar, ke dahi masing-masing. Artinya, masalah selesai dan dirampungkan dengan kepala dingin. Kesepakatan secara adat dilakukan, karena hal tersebut masuk dalam salah satu poin kesepakatan yang sudah tercapai Sabtu, 24 November lalu.

Seperti diketahui, pada Jumat lalu, Ameng dikeroyok dan dipukul oleh tiga petugas APMS tersebut. Saat itu Ameng tengah antre BBM, dan petugas menyatakan BBM habis. Padahal Ameng melihat kendaraan lain masih bisa diisi BBM. Teman-teman Ameng tidak terima dan hendak membalas.

Kesepakatan sebenarnya telah dicapai 24 November lalu yang berisi total 12 poin, namun ada hal yang belum memuaskan. Sehingga muncullah aksi sekelompok orang yang kemudian berkembang menjadi aksi menjarah dan membakar, antara lain sejumlah rumah/kios dan pasar di BarongTongkok.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perjuangan Sertu Palemba Saat Gempa, Dekap Anak Istri Ketika Bangunan Runtuh

Perjuangan Sertu Palemba Saat Gempa, Dekap Anak Istri Ketika Bangunan Runtuh

Regional
Gunung Sinabung Mengalami Erupsi, Semburkan Debu Vulkanik Setinggi 500 Meter

Gunung Sinabung Mengalami Erupsi, Semburkan Debu Vulkanik Setinggi 500 Meter

Regional
Hujan Abu Semeru Berhenti, Bupati Lumajang Minta Warga Waspadai Lahar Dingin

Hujan Abu Semeru Berhenti, Bupati Lumajang Minta Warga Waspadai Lahar Dingin

Regional
Tenda Terbatas, Puluhan Pengungsi Gempa Sulbar Terpaksa Tinggal di Kandang Ayam

Tenda Terbatas, Puluhan Pengungsi Gempa Sulbar Terpaksa Tinggal di Kandang Ayam

Regional
Rumah Korban Jatuhnya Sriwijaya Air Dibobol Maling, Sejumlah Barang Hilang, Begini Kejadiannya

Rumah Korban Jatuhnya Sriwijaya Air Dibobol Maling, Sejumlah Barang Hilang, Begini Kejadiannya

Regional
Geger Penemuan Jenazah Bocah Perempuan Terbungkus Karung di Pinggir Jalan Subang

Geger Penemuan Jenazah Bocah Perempuan Terbungkus Karung di Pinggir Jalan Subang

Regional
Satpam Meninggal di Kamar Kos Saat Isolasi Mandiri, Diketahui Punya Penyakit Penyerta

Satpam Meninggal di Kamar Kos Saat Isolasi Mandiri, Diketahui Punya Penyakit Penyerta

Regional
Banjir Rendam 8 Desa di Nunukan, Kalimantan Utara, 2.752 Jiwa Terdampak

Banjir Rendam 8 Desa di Nunukan, Kalimantan Utara, 2.752 Jiwa Terdampak

Regional
'Makanan Belum Habis, Tenda Terpal Kami Beterbangan'

"Makanan Belum Habis, Tenda Terpal Kami Beterbangan"

Regional
Galon hingga Tabung Gas di Rumah Korban Sriwijaya Air Digondol Maling, Ini Ceritanya

Galon hingga Tabung Gas di Rumah Korban Sriwijaya Air Digondol Maling, Ini Ceritanya

Regional
Putri Wahyuni Jadi Korban Sriwijaya Air, Keluarga: Dia Segala-galanya bagi Kami

Putri Wahyuni Jadi Korban Sriwijaya Air, Keluarga: Dia Segala-galanya bagi Kami

Regional
Tahanan di Lapas Indramayu Tewas Diduga Dikeroyok Sesama Warga Binaan

Tahanan di Lapas Indramayu Tewas Diduga Dikeroyok Sesama Warga Binaan

Regional
Ayah dan Ibu Tak Berhenti Menangis Sambil Peluk Peti Jenazah Putri, Korban Sriwijaya Air SJ 182

Ayah dan Ibu Tak Berhenti Menangis Sambil Peluk Peti Jenazah Putri, Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Hoaks Soal Gempa Besar Mamuju, Kepala BMKG: Seandainya Benar, Aku Sudah Lari Duluan

Hoaks Soal Gempa Besar Mamuju, Kepala BMKG: Seandainya Benar, Aku Sudah Lari Duluan

Regional
Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X