Kompas.com - 22/11/2012, 14:15 WIB
Penulis Antony Lee
|
EditorRobert Adhi Ksp

BOGOR, KOMPAS.com - Warga 17 rumah di bawah jalur rel Cilebut-Bojong Gede, Kabupaten Bogor yang longsor Rabu (21/11) malam, mengungsi di rumah bedeng tak jauh dari rumah mereka.

Satu bedeng rumah berukuran tujuh meter kali tiga meter itu ditempati 25 orang. Fatimah (58), salah seorang pengungsi menuturkan, belum ada bantuan dari pemerintah daerah pascakejadian itu.

Kendati tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, dia mengaku harta bendanya ludes tidak sempat diselamatkan. Dia berharap ada bantuan perbaikan rumahnya.

Dia mengaku rumah yang ditempatinya merupakan lahan miliknya bukan berada di lahan milik PT Kereta Api. Dia juga mengaku mengantongi sertifikat hak milik tanah. Dia bersedia direlokasi ke lokasi lebih aman jika ada penggantian yang sesuai.

Sementara Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Ignasius Jonan saat mengunjungi lokasi mengaku pihaknya tentu akan memberi bantuan kepada korban longsor yang berada di bawah jalur rel. Namun, dia mengaku masih harus memeriksa status lahan warga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.