Kompas.com - 20/11/2012, 16:33 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

JAKARTA, KOMPAS.com — Ratusan calon penumpang di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, telantar karena kesulitan mendapat angkutan kota (angkot) hingga Selasa (20/11/2012) sore.

Itu terjadi gara-gara sejumlah sopir angkot masih mogok dengan tidak mau mengangkut penumpang. "Mana hujan, enggak ada angkot. Biasanya di Pasar Rebo banyak angkot ngetem," ucap Aswin, warga Cibubur, Jakarta Timur, yang tengah menunggu angkot di Pasar Rebo.

Angkot nomor T-13 jurusan Cililitan-Cibubur melintas di kawasan Pasar Rebo, tetapi enggan mengangkut penumpang. Jika ada sopir yang nekat mengangkut penumpang, sopir lainnya meneriaki, bahkan mengancam. Sementara angkot lain yang tidak mogok juga jarang terlihat.

Penumpang pun kesulitan mencari alternatif angkutan sebab ongkos taksi jauh lebih mahal.

Pemogokan yang dilakukan sopir sejumlah angkot terkait isu penghapusan trayek hingga pembatasan masa berlaku angkot. Kebijakan itu meresahkan para sopir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.