Kompas.com - 10/11/2012, 12:09 WIB

KEFAMENANU, KOMPAS.com - Tak tersedianya air bersih dan jamban sehat membuat ratusan warga di Kecamatan Naibenu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, memilih membuang hajat atau Buang Air Besar (BAB) di hutan dan semak-semak tak jauh dari rumah mereka.

"Dari seluruh warga, hanya 22 persen atau 256 rumah tangga dari total 1.163 Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Naibenu yang memiliki jamban. Sisanya 907 rumah tangga terpaksa BAB di semak-semak atau hutan sekitar tempat tinggalnya," ungkap Camat Naibenu, Gaspar Nono, Jumat (9/11/2012).

Terkait dengan data berapa jumlah jamban darurat yang tersedia dan berapa jamban yang memenuhi syarat-syarat higienis, yakni memiliki septic tank atau lubang penampung tinja, Nono pun belum memiliki data yang lengkap.

Kondisi yang kurang sehat ini, kata Nono diperparah oleh ketiadaan sumber air bersih. Warga cuma mengandalkan air dari sumber mata air di lembah dan sungai kecil yang jaraknya tiga sampai lima kilometer. Itu pun hanya untuk kebutuhan masak dan minum.

Karena kebersihan dan sanitasi yang terabaikan, lanjut Nono, sampai akhir Oktober 2012 terdapat 60 kasus diare, 56 kasus Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), 20 kasus penyakit kulit, dan lima kasus bronchitis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.