Kompas.com - 09/11/2012, 16:08 WIB
EditorFarid Assifa

SURABAYA, KOMPAS.com - Kementerian Agama Jawa Timur terus bekerja sama dengan Polda Jatim untuk mengungkap mata rantai pengiriman buku nikah palsu lewat calon jemaah haji (CJH).

Kemenag Jatim menyatakan bahwa ribuan buku nikah palsu yang dibawa tiga CJH, Buchori, Abdul Halik, dan Rizak adalah titipan tokoh masyarakat di Pamekasan.

Humas PPIH Debarkasi Surabaya Fatchul Arief menuturkan, buku-buku nikah palsu itu adalah barang titipan milik H Kh. Sebagaimana yang disampaikan Arief, buku-buku dengan tanda tangan palsu menteri negara itu dikirim dari Pamekasan untuk tujuan Makkah.

"Buku nikah itu titipannya H Kh dan akan dibawa ke Mekkah untuk H Jatim B Zaini. Nanti biar Polda yang menindaklanjutinya. Kita sepakat akan menelusuri hingga mata rantai terakhir," kata Arief.

Kapan H Kh diperiksa, semua menunggu Polda Jatim. Namun tidak dalam waktu lama, tokoh masyarakat itu juga akan diperiksa Polda Jatim.

Sementara itu, diketahui bahwa Abdul Halik dan Rizak masih harus terus berurusan dengan Polda Jatim. Halik dikenal baik karena wiraswasta yang tergolong sukses. Begitu juga Rizak yang tidak lain adalah guru SD.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.